Liputan Lintas Nasional

KRI TELUK LADA – 521 Tiba di Dobo dengan 8 Orang ABK Mina Sejati

KEPULAUAN ARU – persbhayangkara.id MALUKU

8 Anak Bua Kapal (ABK) KM Mina Sejati yang dievakuasi KRI Teluk Lada akhirnya tiba di Kota Dobo Kabupaten Kepulauan Aru dengan keadaan selamat.

Mereka dijemput oleh Komandan Lanal Aru, Letkol Laut ( P) Sahatro Silaban, M.Tr (Hanla) bersama anggotanya, Selasa (20/8) pukul 06.00 WIT.

Hadir dalam penjemptan, Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muin Sogalrey, sejumlah anggota Polres Kepulauan Aru, Brimob dan BPBD.

Saat hendak sandar di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo pada pukul 08.30 WIT KRI Teluk Lada mengalami gangguan mesin sehingga 8 ABK yang selamat itu baru di evakuasi menggunakan spid boat milik BPBD Aru ke daratan pada pukul 17.00 WIT.

Tiba di Dermaga Yos Sudarso Dobo, 8 ABK Mina Sejati masing-masing disambut baik dan diarahkan ke Bus milik Lanal Aru menuju Mako Lanal Aru.

Mereka adalah:

  1. Winsen Harmoko
    Ttl: Bagan siapi-api 11-02-1991
    Jabatan: Kapten Km.mina sejati
    Agama: Budha
    Alamat: Jl.Tanah pasir, NO. 20
  2. Wawan Siswanto
    Ttl: Pemalang 11-11-1994
    Jabatan: Tukang Freezer
    Agama: Islam
    Alamat: Ds. Pener Rt.01,Rw.02 Pemalang.
  3. Angger Bahari
    Ttl: Jakarta 16-06-1995
    Jabatan: Abk
    Agama: Islam
    Alamat: Warakas I Gg.26, Jakarta Utara.
  4. Sopari
    Ttl: Pemalang 10 05 1985
    Jabatan: Wakil Nahkoda
    Agama: Islam
    Alamat: Dusun II Wonokromo.
  5. Rachmat Age
    Ttl: Bogor 01 05 1981
    Jabatan: Abk
    Agama: Islam
    Alamat: Kp.Kalong swah
  6. M.Ridwan
    Ttl: Jakarta 26 02 1998
    Jabatan: Tukang Freezer
    Agama: Islam
    Akamat: Warakas, Jakarta Utara.
  7. Selamet
    Jabatan: Abk
    Agama: Islam
    Alamat: Warakas I Gg.26, Jakarta Utara.
  8. Karmudi
    Ttl: Pemalang 25 06 1999
    Jabatan: Abk
    Agama: Islam
    Alamat: Kemoning petarukan.

Komandan KRI, Teluk Lada – 521, Letkol Laut (P) Gunawan Hutauruk, M.Tr hanla kepada para Wartawan di Aru mengatakan,
KRI Teluk Lada sementara melaksanakan Operasi Gabungan Petir Salawaku – 19 dan mendapat perintah untuk melaksanaka pencaharian dan penyelamatan terhadap ABK KM Mina Sejati yang di serang tiga orang rekan mereka pada hari Jumat, 16 Agustus 2019 malam hari dan menewaskan 5 ABK sehingga 13 ABK lari dan melompat ke laut.

Mendapat perintah pada hari Sabtu 17 Agustus 2019 pukul 07.00 WIT kami langsung bergerak cepat menuju kontak.

Pukul 18.00 WIT sore harinya kami menemukan kontak pada jarak 4,5 Mil. Setelah itu kami mendekat kontak untuk melaksanakn pengecekan dengan menurunkan skoci KRI bersama 1 Tim PBSS KRI Teluk Lada.

Pada saat kami melakukan pengecekan, ternyata tidak ada tanda-tanda orang yang keluar untuk menyerah.

Karena hari sudah gelap ditambah cuaca angin dan gelombang maka TIM kami kembali ke KRI. Sepanjang malam hingga besok pagi hari pukul 06.00 WIT kami masi terus monitor KM Mina Sejati pada jarak 300 s/d 2 yard.
Setelah itu kami mengerahkan pengeras suara agar pelaku maupun ABK di kapal tersebut bisa keluar. Namun tidak ada suara maupun orang yang keluar.

Pukul 08.00 WIT kami putuskan untuk menurunkan Tim skoci dan Tim PBSS lengkap dengan senjata untuk menyerbu ke dalam KM Mina Sejati. Hal ini kami lakukan sesuai prosudur pemeriksaan di laut.

Ketika Tim PBSS masuk dan melakuan pemeriksaan pada Pukul 09.00 s/d 11.00 WIT
ternyata semua ruangan kapal tersebut sudah kosong. Para pelaku maupun 5 orang ABK yang menjadi korban pembunuhan juga tidak ditemukan.

Setelah memastikan kapal tersebut kosong, kami memutuskan bahwa KM Mina Sejati itu sudah klir. Tidak ada pemberontak maupun ABK lainnya sehingga kami kembalikan Tim PBSS dan skoci ke KRI Teluk Lada – 521.

Pukul 18.00 WIT kami melaksanakan penyelamatan dan evakuasi 8 ABK yang dari mereka ada satu yang terluka yang diselamtkan oleh KM Gemilang kemudian kami bawa kembali ke Kota Dobo.

Untuk diketahui, ada 13 ABK KM Mina Sejati yang diselamatkan oleh KM Gemilang, namun kami hanya bisa mengefakuasi 8 AbK sementara 5 orang lainnya diantaranya 3 dalam kedaan sehat sementara 2 sudah meningga masih berada di KM Gemilang dan sementara menuju ke Kota Dobo.

Dan untuk kondisi terakhir yang kami pantau, KM Mina Sejati sudah tergenang air hampir 70 persen dan mengalami kemiringan dan hanya muncul haluan kapalnya.
Pada saat itu kami mencoba untuk menyelamatkan kapal tersebut tetapi cuaca alam yang disertai gelombang maka sangat sulit dan gagal kami bawa kembali ke Dobo.

Kemudian dalam penggeledaah tidak ditemukan dokumen kapal serta semua ABK termasuk 5 mayat dan para pelaku.

Dan dari hasil penyelidikan , tergenangnya air di dalam kapal 70 persen dikarenakan aspopelnya kapal tersebut mengalami kebocoran. Ditambah tidak ada orang di sana.

Dari hasil pemeriksaan dan penggeledakan hanya ditemukan 1 buah hendpon saja. Dan terlihat ada percikan darah di haluan kapal.

“Motif penyerangan hingga pembunuhan adalah unsur dendam.”ungkapnya

(Sorotnuswantoro/nus jerusa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top