PROBOLINGGO – persbhayangkara.id JAWA TIMUR
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo tengah berupaya menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk tahun anggaran 2025. Langkah awal untuk pembahasan tersebut dilakukan melalui rapat paripurna yang diadakan pada Senin, 28 Oktober 2024, di gedung DPRD Kabupaten Probolinggo.
Dalam rapat tersebut, Penjabat Bupati Probolinggo, H. Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si, menyampaikan Nota Penjelasan yang komprehensif terkait Raperda APBD 2025. “Kami memproyeksikan peningkatan potensi pendapatan daerah sebesar 3,71%, yang setara dengan Rp 90.982.527.474,00. Ini akan mengubah total pendapatan dari Rp 2.358.265.826.005,00 menjadi Rp 2.449.248.353.479,00,” ungkap Ugas dalam paparannya.
Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Muhammad Zubaidi, dan dihadiri oleh anggota DPRD, Forkopimda, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di wilayah Kabupaten Probolinggo. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen kolaboratif antara Pemkab dan DPRD dalam mengembangkan daerah.
Dalam penjelasannya, Bupati Ugas menekankan bahwa peningkatan pendapatan daerah ini didorong oleh kenaikan jumlah transfer dari pemerintah pusat pada anggaran tahun 2025. Namun, ia juga mencatat bahwa sebagian besar dari pendapatan tersebut sudah ditentukan penggunaannya, sehingga penting untuk merencanakan alokasi anggaran dengan bijaksana.
“Dari total pendapatan daerah, kami alokasikan Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 404.076.738.378,00, meningkat 21,35% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan transfer juga menunjukkan peningkatan meskipun hanya 0,28%,” imbuhnya.
Di sisi lain, belanja daerah untuk tahun 2025 akan dialokasikan sebesar Rp 2.574.248.353.479,00, yang mengalami penurunan sebesar 1,22% dari anggaran tahun lalu. Hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memastikan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan anggaran.
Dengan pembahasan yang tengah berlangsung, pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Probolinggo berharap dapat menghasilkan APBD yang lebih baik dan lebih produktif, demi kesejahteraan masyarakat setempat.
IDA Y
