BOJONEGORO – persbhayangkara.id JAWA TIMUR
Polres Bojonegoro menyiapkan pengamanan terpadu serta rekayasa lalu lintas guna memastikan kelancaran dan keamanan pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bojonegoro menuju Asrama Haji Sukolilo.
Kapolres Bojonegoro, Afrian Satya Permadi, menegaskan bahwa skema pengamanan telah disusun secara menyeluruh. Pengamanan tidak hanya difokuskan di titik pemberangkatan, tetapi juga mencakup pengawalan armada bus, pengamanan barang bawaan jamaah, hingga memastikan CJH tiba dengan selamat di asrama haji.
“Seluruh tahapan pengamanan telah kami siapkan, mulai dari lokasi keberangkatan, pengawalan perjalanan, hingga pengaturan lalu lintas di sekitar Kota Bojonegoro,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 412 personel gabungan diterjunkan, melibatkan unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Personel tersebut disebar di sejumlah titik strategis untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Petugas ditempatkan di area pemberangkatan, sepanjang jalur yang dilalui rombongan, hingga kantong-kantong parkir bagi para pengantar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi kepadatan arus lalu lintas maupun gangguan keamanan selama proses pemberangkatan berlangsung.
Pada musim haji tahun ini, Bojonegoro memberangkatkan enam kelompok terbang (kloter). Sebanyak lima kloter dijadwalkan berangkat pada 1 Mei 2026, sementara satu kloter lainnya akan diberangkatkan pada 2 Mei 2026.
Total CJH yang diberangkatkan mencapai 1.745 orang dengan dukungan 43 armada bus. Seluruh jamaah akan diberangkatkan secara bertahap menuju Asrama Haji Sukolilo sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Kapolres berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Ia juga mengimbau para jamaah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan guna menghindari risiko kehilangan atau tertukar. Sementara itu, para pengantar diminta tetap berhati-hati serta menjaga barang pribadi dari potensi tindak kejahatan.
Masyarakat Bojonegoro yang beraktivitas pada hari pemberangkatan turut diimbau untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas. Dengan sinergi seluruh pihak, keberangkatan jamaah haji diharapkan berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
Published : Zulkarnain