LAMPUNG – PERSBHAYANGKARA.ID
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengawali tahun 2026 dengan menegaskan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung yang fokus pada peningkatan pelayanan publik, penguatan disiplin birokrasi, serta percepatan program strategis pusat dan daerah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung usai memimpin rapat koordinasi perdana Pemprov Lampung bersama Sekretaris Daerah, Marindo Kurniawan, Inspektur, para asisten, staf ahli, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (05/01/2026). Rapat ini diikuti jajaran eselon II dan III.
“Hari ini rakor briefing eselon II dan III Provinsi Lampung membahas bagaimana target kita di 2026,” kata Gubernur Lampung.
Menurut Gubernur, pada 2026 Pemprov Lampung menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, kedisiplinan internal aparatur, serta optimalisasi pelaksanaan program-program prioritas.
“Di 2026 kita tingkatkan pelayanan kepada masyarakat, disiplin internal, fokus mendorong program pemerintah pusat dan program Pemerintah Provinsi Lampung, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Gubernur Lampung juga menegaskan kelanjutan sejumlah program unggulan yang telah berjalan pada 2025. Salah satunya adalah Program Pupuk Organik Cair (POC) yang akan diperluas hingga mencakup seluruh desa di Provinsi Lampung.
“Kita ingin melanjutkan Pupuk Organik Cair. Ke depan seluruh desa di Provinsi Lampung kita bangun fasilitas pembuatan POC. Tahun 2025 sudah hampir 500 desa, dan alhamdulillah hasilnya cukup baik, sehingga kita lanjutkan,” katanya.
Selain POC, Pemprov Lampung juga mendorong penguatan sektor pertanian melalui pemasangan fasilitas pengering (dryer). Sebanyak 100 desa direncanakan akan dipasangi dryer untuk mempermudah proses pengeringan hasil komoditas pertanian.
“Begitu juga dengan dryer, ada 100 desa yang akan dipasang dryer agar memudahkan pengeringan komoditas pertanian,” ujarnya.
Di sektor infrastruktur, Gubernur Lampung menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan jalan tetap menjadi prioritas Pemprov Lampung pada 2026.
(Hermanto)