Ragam Peristiwa

WARGA DESA OHOI UWAT DITEMUKAN DALAM KEADAAN TAK BERNYAWA SAAT MENJARING

MALUKU TENGGARA – persbhayangkara.id MALUKU

Bersama sepuluh orang temanya Warga Desa/Ohoi Uwat pergi menjaring Ikan di Pesisir pantai Ohoi Ngurwalek, kecamatan Kei Besar Utara Barat Kab. maluku Tenggara

Adapun informasi yang kami rangkul di media ini menceritakan Kesepuluh orang tersebut pergi dengan mengunakan 1 (satu), Unit Speed Boat bermesin 40Pk, pada jumat (19/6) pukul (14:00) dengan lokasi laut Ohoi Nurwaleg,

Setibanya di tempat tersebut Jaring tersebut di lemparkan/tebar ke laut selanjutnya mereka masing melompat ke laut dengan jarak masing2 sekitar 25 meter sambil memegang tali pada jaring tersebut
Di saat korban A.W, (33) giliran melompat ke laut saat itu saksi Y.N melihat korban dalam keadaan baik dengan jarak antara saksi dan korban sekitar 25 meter selanjutnya Saski YN melompat ke laut dan memegang tali jaring yang telah dilepaskan ke laut tersebut dan di saat itu saksi YN tidak memperhatikan aktifitas korban karena jarak yang agak jauh.menjelang sekitar 1 jam lebih

Jaring tersebut di tarik naik ke atas Speed Boat dan mereka /Saksi-saksi sempat naik keatas Speed Boat untuk persiapan pulang dan ketika mesin di nyalakan dan hendak pergi tiba2 saksi M.W mengatakan bahwa “Kurang satu orang” .Di saat itu saksi FW sempat mengatakan bahwa ” jang sampe DIA dingin la su pigi di darat”.dan kemudian Mereka pulang ke kampung Uat besar dan setibanya di kampung mereka mengecek ke rumah korban namun korban tidak ada di Rumah,dan dari situlah timbul perasan gelisah oleh rekan-rekannya dan mereka kembali dengan speed boat tersebut untuk mencari berkeliling di sekitar lokasi tempat mereka menjaring ,dan kemudian terlihat korban didalam air dengan posisi telungkup menghadap ke dasar laut dengan ketinggian Air sekitar 1 meter,
Selanjutnya dikarenakan hal kekuatiran maka mereka kembali ke Ohoi Uat dan melaporkan kepada pihak Ohoi untuk brsama-sama mendatangi lokasi tempat korban barada,korban yang terlihat kaku dan tak bernyawa itu kemudian di angkat dari dalam air dan dibawah pulang ke kampung/ohoi dan disemayamkan di rumahya

Mendengar kejadian ini Pj. Uat Besar, Josep Oce Namsa langsung bergegas dan melaporkan kejadian pada Polsek Kei Besar setelah menerima laporan Tersebut Kapolsek Kei Besar, AKP S.T Kasihiuw, bersama para anggota pergi ke Rumah korban untuk, melakukan Interview/interogasi
terhadap 10(sepuluh) orang saksi oleh Kanit
Reskrim dan Kanit intel,

Dan dari hasil Interview tersebut tidak mendapatkan keterkaitan peran dari kesepuluh saksi Terhadap korban, kemudian
melakukan olah TKP di dalam Speed Boat yang digunakan untuk menjaring dan tidak di temukanya barang atau benda yg mencurigakan terkait dengan kematian korban.

Hingga berita ini diturunkan pihak keluarga korban bersama dengan Pj, Ohoi Uat Besar dan Sekretaris Ohoi menjelaskan kronologis kejadian kematian korban, juga berdasarkan hasil pemeriksaan
oleh Dokter, sehingga pihak keluarga korban
secara Ihklas menerima kematian korban secara wajar dikarena faktor ajal.

Gambar sementara dilangsungkanya, Introgasi Oleh Kapolsek Kei Besar AKP. S.T Kasihiuw terhadap pihak saksi dan Keluarga Korban 

Report by : (Jhon/BG)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top