SIDOARJO – persbhayangkara.id JAWA TIMUR
Sebanyak tiga kelompok terbang (kloter) jamaah haji asal Sidoarjo diberangkatkan pada Rabu (6/5). Ketiga kloter tersebut yakni Kloter 57, 58, dan 59 dengan total mencapai 1.133 jamaah.
Ketiga kloter ini merupakan bagian dari jamaah haji gelombang kedua yang akan langsung menuju Makkah. Prosesi pelepasan dilakukan secara bergantian di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.
Kloter 57 yang berjumlah 379 jamaah dilepas langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi. Sementara Kloter 58 dengan 380 jamaah dilepas Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih.
Sedangkan Kloter 59 yang terdiri dari 374 jamaah kembali dilepas oleh Bupati Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan ucapan selamat kepada para jamaah yang akan menunaikan ibadah haji. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar hingga kembali ke tanah air.
“Semoga seluruh perjalanan jamaah haji Sidoarjo, mulai dari keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci dan kepulangan nanti, senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan panggilan suci yang tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk menjalaninya.
“Bersyukurlah atas kesempatan ini dengan sepenuh hati,” tambahnya.
Selain itu, Bupati berpesan agar jamaah menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji, mengingat suhu di Madinah saat ini mencapai sekitar 42 derajat Celsius. Jamaah diminta mempersiapkan fisik dengan baik serta membawa obat-obatan pribadi yang rutin dikonsumsi.
Kepada para pendamping haji, ia juga meminta agar menjalankan tugas secara maksimal, memastikan tidak ada jamaah yang terpisah dari rombongan, serta sigap dalam memberikan pelayanan, terutama bagi jamaah yang sakit.
Ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga nama baik bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Sidoarjo, dengan tetap menunjukkan sikap sopan santun selama berada di Tanah Suci.
Sementara itu, Plt Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Eliana, menyampaikan bahwa tahun ini jamaah haji asal Sidoarjo terbagi dalam 11 kloter dengan total 2.700 jamaah, terdiri dari 1.221 laki-laki dan 1.479 perempuan.
Dari jumlah tersebut, lima kloter sebelumnya telah diberangkatkan sebagai bagian dari gelombang pertama. Sedangkan Kloter 57, 58, dan 59 yang berangkat hari ini termasuk dalam gelombang kedua.
“Eliana menjelaskan, Kloter 57 yang berangkat pagi ini dijadwalkan langsung mendarat di Makkah,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh jamaah telah mengikuti manasik haji serta menjalani pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi lengkap, termasuk vaksin meningitis, polio, dan COVID-19.
“Kami berharap seluruh jamaah memiliki kesiapan maksimal, baik secara fisik, mental, maupun spiritual,” ujarnya.
Tingginya minat masyarakat Sidoarjo untuk menunaikan ibadah haji juga terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 35 hingga 40 orang per hari. Hingga 5 Mei 2026, jumlah daftar tunggu jamaah haji di Sidoarjo mencapai 85.196 orang, dengan estimasi masa tunggu sekitar 29 tahun.
Angka tersebut menjadikan Kabupaten Sidoarjo sebagai daerah dengan daftar tunggu haji tertinggi di Jawa Timur, bahkan termasuk yang tertinggi secara nasional.
Eliana berharap ke depan Sidoarjo dapat menjadi percontohan dalam penyelenggaraan haji, termasuk memiliki pusat komando haji sebagai pusat layanan dan koordinasi.
“Semoga ke depan dapat terwujud pusat komando haji di Kabupaten Sidoarjo untuk meningkatkan pelayanan kepada jamaah,” pungkasnya. Sult/Kominfo