MAKASSAR – persbhayangkara.id SULAWESI SELATAN
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.I.K., M.Si., memimpin apel gelar pasukan dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang aksi unjuk rasa yang direncanakan berlangsung di Kota Makassar, Minggu (31/8/2025).
Apel yang digelar di halaman Mapolrestabes Makassar tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI Kodam XIV/Hasanuddin, Dit Samapta Polda Sulsel, serta jajaran Polrestabes Makassar. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan pasukan dalam menjaga kondusifitas kota serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Kombes Pol Arya Perdana menegaskan pentingnya soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, kebersamaan dua institusi tersebut merupakan kunci utama terciptanya situasi yang aman dan terkendali.
“Sepanjang unjuk rasa berlangsung damai, kita kawal dengan humanis. Tidak ada anggota yang melakukan tindakan represif. Namun bila aksi mulai anarkis, agar diperhatikan dan disesuaikan dengan tahapan sesuai Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian. Tidak boleh ada tindakan di luar perintah,” tegas Arya Perdana di hadapan pasukan.
Ia juga mengingatkan agar seluruh personel selalu mengutamakan keselamatan diri dalam bertugas, sekaligus menjaga citra institusi kepolisian di mata publik. “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kehadiran kita di lapangan adalah untuk memberi rasa aman, bukan menimbulkan ketakutan,” tambahnya.
Selain memberi arahan kepada personel, Kapolrestabes juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para peserta unjuk rasa, agar menyampaikan pendapat di muka umum dengan tertib, damai, dan tidak merusak fasilitas umum. Menurutnya, unjuk rasa adalah hak konstitusional yang dijamin undang-undang, namun harus dilakukan dengan mengedepankan etika serta aturan hukum.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Aspirasi boleh disampaikan, tetapi mari kita jaga agar tidak menimbulkan keresahan maupun kerugian bagi orang lain. Perbedaan pendapat adalah hal wajar dalam demokrasi, namun jangan sampai merusak persatuan,” ujarnya.
Apel gelar pasukan ini sekaligus menjadi bentuk kesiapan Polri bersama TNI dalam merespons setiap dinamika sosial yang terjadi di lapangan. Dengan koordinasi yang baik antarinstansi, diharapkan potensi kerawanan dapat dicegah sejak dini, sehingga Makassar tetap aman dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir.
(A Akbar Raja)
