GRESIK – persbhayangkara.id JAWA TIMUR
KapoldaJawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Dan juga bersama Forkopimda Jawa Timur, Gubernur dan Pangdam V Brawijaya, Jelang Pilkada Serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember Tahun 2020, Rabu (9/12/2020) besok, mengunjungi TPS 7 Singopadu dan TPS 8 yang berada di Desa Dahanrejo, Kabupaten Gresik.
Kedatangan Kapolda Jatim dan Forkopimda Jawa Timur ini untuk melihat secara langsung, kesiapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kabupaten Gresik. Karena, Pilkada Serentak pada tahun ini bersamaan dengan Pandemi Covid-19. Sehingga seluruh TPS harus menyiapkan kebutuhan di TPS.
Di TPS 8 Desa Dahanrejo ini, sudah memenuhi syarat untuk dilakukan pencoblosan. Kesiapan Tempat Cuci Tangan, Petugas PPS yang menggunakan masker serta tempat cuci tangan yang nantinya dipergunakan pemilih usai menggunakan hak suaranya.
Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim menyatakan, bahwa kemarin malam Forkopimda sudah meninjau TPS di Kabupaten Sidoarjo. Dan hari ini bersama dengan, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya, kembali meninjau TPS di Kabupaten Gresik dan Malang Raya. Hal ini dilakukan untuk memastikan segala persiapan jelang pencoblosan yang akan dilakukan pada besok pada tanggal 9 Desember 2020.
“Saya bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya, memantau secara langsung kesiapan di TPS yang ada di Jatim. Kemarin di Sidoarjo dan hari ini di Malang Raya,” kata Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim, Selasa (8/12/20202) petang.
Selain bersama Kapolda dan Pangdam V Brawijaya, pemgecekan TPS ini juga bersama dengan KPU Provinsi Kawa Timur dan juga Bawaslu Jatim. Kami mengecek untuk melihat bilik khusus disetiap TPS, bilik khusus ini diperuntukkan bagi masyarakat atau pemilih yang suhu tubuhnya diatas 37 derajat.
Karena kita ketahui bersama, Pilkada Serentak di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Masih di massa Pamdemi Covid-19, sehingga sebelum pemilih masuk ke TPS, mereka dilakukan pengukuran suhu badan oleh petugas PPS.
“Bilik khusus ini diperuntukkan untuk pemilih yang suhu tubuhnya diatas 37 derajat, sehingga pemilih ini tetap bisa menggunakan hak pilihnya di Pilkada tahun ini,” tambah Khofifah.
Gunernur berharap, semua yang bertugas di Pilkada Serentak di Jatim bisa mentaati Protokol Kesehatan. Dan juga bagi pemilih tetap menerapkan Prokes. (sult/hms)
