Liputan Lintas Nasional

Wabup Sidoarjo Tegaskan Komitmen Pemkab Dukung Dekopinda

SIDOARJO – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sidoarjo periode 2025–2030 resmi dikukuhkan, Selasa sore (3/3), di Pendopo Delta Wibawa. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Dekopinwil Jawa Timur, H. Slamet Sutanto, dan dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana.

Dalam pengukuhan tersebut, H. Bambang Puji Apai ditetapkan sebagai Ketua Dekopinda Sidoarjo dengan Edy Wuryanto sebagai wakil ketua.

Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, berharap amanah yang diemban para pengurus mampu menghadirkan semangat baru dalam memajukan koperasi di Kabupaten Sidoarjo.

Menurutnya, koperasi harus lebih progresif dan kreatif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus mendukung dan mendampingi program-program Dekopinda.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen akan terus mendukung, mendampingi, dan bekerja sama dengan Dekopinda dalam setiap program yang memberikan manfaat bagi masyarakat Sidoarjo,” tegasnya.

Mimik juga menyampaikan bahwa sejak awal berdirinya, koperasi telah menjadi penggerak ekonomi rakyat. Koperasi berperan sebagai wadah pemberdayaan, pemerataan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia pun mengajak seluruh elemen koperasi untuk memperkuat sinergi dan menjaga semangat gotong royong.

“Mari kita gerakkan dan jalankan koperasi secara bersinergi dengan tetap menjaga solidaritas dan semangat gotong royong,” ujarnya.

Ketua Dekopinwil Jatim, H. Slamet Sutanto, menegaskan bahwa Dekopin merupakan wadah gerakan koperasi yang memiliki tanggung jawab besar dalam memajukan perkoperasian di Indonesia.

Ia menyebut ada tiga fungsi dominan Dekopin yang harus dijalankan, yakni: Advokasi, Fasilitasi, Edukasi.“Tiga hal ini tidak mudah, Pak Ketua,” ucapnya.

Menurutnya, Dekopin saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan, salah satunya menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih. Karena itu, Dekopin harus mampu membangun karakter pengurus, pengawas, dan anggota koperasi agar memahami jati diri koperasi.

“Koperasi ini kumpulan orang, bukan kumpulan modal. Sehebat apa pun gerai dan fasilitasnya, jika anggota tidak merasa memiliki dan tidak bergotong royong, akan sulit berkembang sesuai harapan kita bersama,” tegasnya.

Segera Bentuk Kesekjenan dan Lapenkop, H. Slamet Sutanto juga meminta Dekopinda Sidoarjo segera menggelar rapat pimpinan.

Agenda awal yang harus dilakukan adalah membentuk kesekjenan serta lembaga-lembaga khusus.
Salah satu yang paling penting, menurutnya, adalah pembentukan Lembaga Pendidikan Koperasi (Lapenkop) yang bertugas memberikan pendidikan perkoperasian, khususnya bagi koperasi desa dan kelurahan yang baru terbentuk.

Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan Dekopinda Sidoarjo semakin solid dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sidoarjo. Sult/git

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Paling Populer dalam 30 hari

To Top