Liputan Lintas Nasional

Perusahaan PT Delimuda Perkasa Tunda Pertemuan 10 Hari Kalender

BATANGHARI – persbhayangkara.id JAMBI

Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Delimuda Perkas di bawah naungan Grup PT.Duta Palma dengan para pekerja dimediasi secara Tripartit.

Pertemuan ini yang dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerin) M.Ridwan Noor,SE, ME, Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Lembaga Ketenagakerjaan Irma Hadisurya Harahap, SH, Mediator Hubungan Industrial,Hendra Hasan,S.Pi, Erny Mardiah,SP, Iskandar,SE dan kedua belah pihak yang berselisih mewakili dari pihak perusahaan PT.Delimuda Perkasa saudara Tunggul Sianturi selaku HRD dari kantor pusat pekan baru dan saudara Kristopher Marpaung selaku Askep, dan KTU Yayan Harizal,serta dari pihak karyawan sekitar 10 orang perwakilan yang ikut mewakili Marzuki,Bona Richard dan Don Predy selaku Ketua PD SPPP serta L Siagian.

Setelah tidak menemukan kata sepakat yang dilakukan secara Bipartit terjadilah perdebatan yang begitu alot namun belum menemukan kata kesepakatan baik dari pihak perusahaan dengan pihak karyawan yang merasa di dzolimi.

Di karnakan perusahaan PT.Delimuda Perkasa tidak produksi lagi,perusahaan mengambil kebijakan melakukan mutasi kepada 63 karyawan yang sulit di terima dengan akal sehat. pada awalnya sudah puluhan tahun karyawan bekerja menjadi karyawan,pabrik sekarang malah di mutasikan ke lahan perkebunan menjadi tukang panen di PT.Duta Palma Grop Duta palma yang ada di wilayah Pekanbaru Riau.

Tuntutan karyawan tidak mau di mutasi namun mintak di berikan pesangon,berhubung mediasi ini belum putus, penawaran dari pihak perusahaan pesangon yang sudah bekerja di bawah 10 tahun akan di bayarkan 3 bulan gaji sedangkan yang di atas 10 tahun mendapatkan 5 bulan gaji, ini semua belum ada kata sepakat maka ,pihak perusahaan meminta penundaan 10 hari kalender untuk menyampaikan tuntutan dari para wakil karyawan kepada pimpinan yang di sepakati pertemuan berikutnya tepatnya tanggal 26 januari 2024 di aula yang sama.

(Hermanto)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Paling Populer dalam 30 hari

To Top