Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

Sambut Hari HAM, Kemenkumham Bahas Pembentukan Indeks Pembangunan HAM

BANDA ACEH – PERSBHAYANGKARA.ID

Kementerian Hukum dan HAM menggelar Seminar Pembangunan Indeks HAM yang dilaksanakan pada hari Kamis (8/12/2022) di Hotel Grand Mercure, Jakarta.

Pada Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, kegiatan ini diikuti secara virtual dari Aula Bangsal Garuda yang dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh Meurah Budiman, Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM Sasmita, dan pejabat struktural pada Bidang HAM.

Wakil Menteri Hukum dan HAM Eddy menegaskan pemerintah wajib dan bertanggung jawab penuh dalam memajukan HAM di Tanah Air. Maka, Eddy mengemukakan adanya pembangunan indeks HAM tersebut sebagai dasar analisis berbasis HAM.

“Diharapkan dengan pembangunan indeks HAM, dapat bermanfaat dalam pemetaan serta kualitas pembangunan HAM,” tegasnya.

Dengan adanya indikator HAM di Indonesia, Eddy menilai indeks tersebut bisa menggambarkan implementasi HAM di Indonesia.

“Baik hak sipil, politik begitu juga dengan kelompok rentan,” tuturnya. “Hal ini harus jadi komitmen di seluruh pemangku kepentingan baik di pusat maupun di daerah,” tandas Eddy.

Sebelumnya, Direktur Jenderal HAM Mualimin mengatakan Hari HAM sedunia memiliki tema yang diusung, Dignity, Freedom, and Justice for All, sementara di Indonesia disepakati dalam Pemajuan HAM untuk Setiap Orang.

Ia pun menjelaskan pentingnya pembentukan Indeks Pembangunan HAM yang dijadikan sebagai target strategis nasional.

“Pembentukan indeks tersebut sebagai pedoman kementerian dan lembaga pemerintah non kementerian dalam menerapkan HAM,” terang Mualimin Abdi.

Seminar merupakan rangkaian peringatan Hari HAM Sedunia ke-74 tahun 2022 yang jatuh pada 10 Desember mendatang.

Adapun narasumber yang hadir dalam seminar, yakni Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej, Direktur Instrumen HAM Betni Humiras Purba, Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar,dan Direktur Riset ELSAM, Wahyudi Djafar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Paling Populer dalam 30 hari

To Top