Liputan Lintas Nasional

Menkominfo Minta Operator Seluler Maksimal Unjuk Gigi Jaringan 5G di KTT G20

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate.

BADUNG – persbhayangkara.id BALI

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate, meminta para operator seluler (opsel) yang mendapatkan izin menggelar jaringan sinyal 5G, untuk unjuk gigi semaksimal mungkin di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Badung, Bali pada 15-16 November 2022.

“Para operator yang mendapatkan izin seperti PT Telkomsel bisa menjadikan KTT G20 sebagai ajang memperlihatkan jaringan 5G, itu penting,” kata Menkominfo, Johnny Gerard Plate, ketika memberikan keterangan pers Digital Transformation Expo (DTE) pada Minggu (13/11/2022).

Menurut Menkominfo, salah satu hal pentingnya adalah para operator yang unjuk gigi jaringan berkecepatan tinggi 5G bisa memaksimalkan kapasitas kekuatan jaringannya, sesuai dengan izin lisensi spektrum frekuensi yang dimiliki masing-masing operator.

Dengan begitu, para operator dapat melayani para delegasi maupun pemimpin negara G20 dan undangan selama prosesi pertemuan puncak dari Presidensi G20 Indonesia itu.

“Para operator seluler memaksimalkan pelayanan jaringan 5G sesuai izin lisensi, sehingga tahu kualitasnya sampai di mana,” kata Menkominfo. Kominfo menurut Johnny, telah bersama operator berkomitmen memastikan pelayanan konektivitas bisa dilakukan optimal sampai gelaran KTT G20 selesai.

Karena itu, jaringan 5G sebagai showcase transformasi digital Indonesia yang cepat menjadi faktor yang sangat penting, untuk turut serta menyukseskan event itu. Sehingga menjadi catatan manis dunia.

“Jaringan di Bali sekarang sudah lebih baik, itu penting untuk melayani semua yang datang,” tutur Menkominfo.

Sebelumnya, Staf AOC PT Telkomsel Sempidi Ni Luh Kade Ayu Indrawati mengatakan, cukup dengan menunjukkan lencana identitas delegasi, maka peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali berkesempatan mendapatkan kartu subscriber identification module (SIM) gratis dari PT Telkomsel.

Kartu SIM itu, memiliki kapasitas kuota jaringan internet sinyal 4G sebesar 25 Gigabyte (GB). Dan juga mendapatkan bonus kuota jaringan internet sinyal 5G sebesar 100 GB.

“Hanya menunjukkan badges ID delegasi, maka delegasi dapat diberikan kartu SIM secara gratis,” kata Ni Luh kepada InfoPublik.id pada Sabtu (12/11/2022).

Dikutip dari media guide book media center G20 menjelaskan, bagi para delegasi maupun jurnalis dari negara anggota G20 dapat memdaftarkan IMEI secara mandiri.

Dengan menggunakan fitur yang disediakan oleh masing operator seluler yang dipilih menjadi provider selama menghadiri KTT G20 di Bali selama dua hari mendatang.

Ada tiga operator seluler yang menyediakan pelayanan pendaftaran IMEI secara mandiri yakni Telkomsel di fitur
tsel.me/REGWNATSEL

Kemudian, operator seluler yang menyediakan pelayanan pendaftaran IMEI secara mandiri yakni Indosat Ooredo di fitur
im3.do/g20_indosat

Terakhir, operator seluler yang menyediakan pelayanan pendaftaran IMEI secara mandiri yakni Smartfren di fitur
https://www.smartfren.com/exploreproduct/registrasi-kartu-smartfren.

(non/sulton

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Terbaru

To Top