Pariwisata

Jatuh Cinta dengan Keindahan Alam Kei, LPPM ITB Bandung Siap Dukung Sektor Pariwisata Malra

LANGGUR – persbhayangkara.id MALUKU

Kehadiran Tim LLPM ITB Bandung di Kabupaten Maluku Tenggara selain melakukan monitoring untuk Kerjasama antara Pemerintah Daerah dan ITB Bandung juga melihat dan menganalisa potensi unggulan Daerah seperti Perikanan dan Pariwisata.
Demikian disampaikan Ferdyansyah Purnama, Kasubbga Bidang Penelitian LPPM ITB disela-sela kesibukannya di Langgur, Selasa (04/10/2022).
Dikatakan saya jatuh cinta dengan keindahan Kepulauan Kei khususnya Pantai dan Alam Bawah Laut daerah Kei sehingga hasil memotret saya memiliki nilai yang mahal, jatuh cinta kepada keindahan ala mini seperti Tebing Batu Pulau Baer yang mirip Raja Empat, Sunset Ngurbload/Pasir Panjang dan Pasir Timbul Ngur Tavur yang sangat unik dan menarik terasa bahwa ada setitik sorga alam jaruh di Negeri Maluku khususnya Maluku Tenggara.
Pria Bandung yang disapa Bang Ferdy ini mengatakan bahwa saya akan mempromosikan melalui konten-konten menarik bahkan sudah dilakukan sejak kehadirannya sejak 1 Oktober 2022 dan sejumlah orang ingin ke Maluku Tenggara, belum lagi ikan Bakar Segar yang dinikmati pada lokasi wisata, Ungkapnya”.
Hal senada disampaikan Puspita dan Dian Sumardiana saya baru pernah temukan keindahan-keindahan alam Pantai Pasir terhalus di Dunia Ngur Bload dengan sunsetnya, Pasir Timbul yang menjulang kelaut dikelilingi Air laut yang jernih serta karang laut yang sangat indah, hanya satu kata buat Maluku Tenggara Kepulauan Kei Is The Best.
Selain itu Sekretaris LPPM ITB Bandung Bidang Pengabdian Masyarakat Deny Willy Junaidy selaku Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengabidan Masayarkat mengatakan kulit kami boleh hancur namun menikmati keindahan alam Kei sesuatu yang tak terlupakan, sehingga perlu mendapat perhatian semua pihak baik Pemerintah Pusat dan Daerah, Pengelola destinasi serta unsur terkait termasuk Akademisi, agar tata Kelolanya lebih baik dan professional guna memberikan rasa nyaman bagi wisatawan.
Terkait semua ini Prof. Tati Syamsudin, mengatakan bahwa selain Pariwisata sektor Perikanan akan menjadi perhatian serta sektor pendukungan lainnya, maka Ketika kami hadir disini sejak 2019 di Maluku Tenggara untuk membantu pengembangan sektor Perikanan khususnya Rumput Laut baik Kerjasama alat IoT Buoy Sistem Kerjasama BAKTI-Kominfo, Pengiriman Siswa Penelitian S-3 dan S1 serta Pengabdian Peremajaan Bibit Rumput Laut dari Balai Lampung kini kami mulai menjejaki Kerjasama paten dengan Bupati Maluku Tenggara untuk semua potensi Kabupaten Maluku Tenggara..

Report: Buyung

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Terbaru

To Top