Liputan Seputar TNI

Anggota TNI Diduga Tewas Terkena Letusan Senpi Laras Panjang

JAYAPURA – PERSBHAYANGKARA.ID

Terdengar kabar anggota personilnya meninggal dunia, pagi tu Danyon sudah berada di Balingga, dan membuat Laporan Kejadian kecelakaan, bahwa kelompok PUROM OKIMAN WENDA tidak ada perlakuan Aksi Baku Tembak.

Perihal kali ini Danyon Balingga telah melaporkan adanya satu personil yang telah meninggal dunia yaitu, Prada Sandi W Saputra Anggota Pos Balingga Satgas Yonif Mekanis 203/AK, hari Kamis tanggal 04/8/2022 pukul 17.20 Wib.

“Adapun kronologis kejadian tewasnya Prada Sandi W Saputra,personel pos balingga sejumlah 12 orang DPP, Serka Endro yang berada di Titik Kuat dengan jarak kurang lebih 300 Meter dari pos balingga berencana akan melaksanakan Patroli Pengambilan air ke arah bawah dengan jarak 400 Meter dari titik kuat.

Disaat tiba pukul 16.15 Wit,personel pos balingga di titik kuat akan melaksanakan Patroli pengambilan air sejumlah 8 Orang yang dipimpin oleh Pratu Eky. kemudian salah satu personil dari Pos Balingga Serda Supriadi mengambil Senjata SPR 3 dengan tujuan untuk digunakan sebagai Senjata Pemantau, dalam rangka melindungi personil yang sedang melaksanakan Patroli pengambilan air.

Selanjutnya pukul 16.50 WIT, Personel Pos Balingga selesai melaksanakan Patroli pengambilan air, kemudian senjata SPR 3 tersebut dikosongkan oleh Pratu Andika sambil diajarkan cara mengosongkan senjata SPR 3 tersebut oleh Serka Endro, kepada Serda Supriadi dan Pratu Andika, dan senjata SPR 3 tersebut akan dimasukkan kembali kedalam Pos oleh Pratu Satria, namun salah satu anggota Pratu Leroy meminjam dari Pratu Satria dan mengajak Serda Supriadi untuk Berfoto sambil memegang Senjata SPR 3 tersebut.

Tiba waktu pukul 17.00 WIT, Prada Sandi Wiratama (Almarhum) datang dan meminta ke Pratu Leroy untuk di Foto juga menggunakan senjata SPR 3, lalu senjata tersebut diberikan kepada Prada Sandi Wiratama (almarhum) dan kemudian difoto oleh Pratu Leroy. setelah itu Pratu Leroy mengambil senjata SPR 3 dari Prada Sandi Wiratama (Almarhum) dan meminta untuk di foto kembali.

Pada waktu pukul 17.11 WIT, Pratu Leroy difoto oleh Prada Sandi Wiratama (Almarhum) dari arah depan, setelah itu Pratu Leroy kembali memerintahkan Prada Sandi Wiratama (Almarhum) untuk mengambil foto dari arah belakang. Dengan mengikuti perintah dari Pratu Leroy, Prada Sandi Wiratama (Almarhum) kemudian menuju ke arah belakang dari Pratu Leroy dimana Posisi Senjata SPR 3 dipanggul oleh Pratu Leroy dengan Laras menghadap kebelakang yang kemudian tiba-tiba meletus dan mengenai Bagian kepala belakang dari Prada Sandi Wiratama (Almarhum).

Selanjutnya pada pukul 17.15 WIT, setelah mendengar bunyi letusan senjata tersebut, semua anggota yang berada di titik kuat langsung masuk kedudukan ke box steling, dan Serka Endro Dantim melaporkan kepada Danpos Lettu Inf Faisal Ramadan Karo-karo, kalau ada Kontak karena berpikir ada gangguan tembakan.

Danpos langsung memerintahkan untuk menaikan Dron dari pos balinggal ke arah Titik Kuat, dan saat itu Pratu Andika yang sedang jaga di box steling dimana posisi nya berada tepat kurang lebih 3 meter di depan Pratu Leroy dan Prada Sandi Wiratama (almarhum) yang sedang berfoto menggunakan senjata SPR 3, dan Pratu Andika menyaksikan langsung pada saat posisi senjata SPR 3 tersebut meletus terkena Prada Sandi Wiratama (Almarhum), dan Pratu Andika langsung melaporkan kepada Serka Endro sebagai Dantim.

Lanjut pukul 17.18 WIT, Serka Endro sebagai Dantim langsung melaporkan kembali kepada Danpos Lettu Inf Faisal Ramadan Karo-karo yang berada di pos balingga, kalau letusan senjata tersebut adalah SPR 3 dan satu anggota Prada Sandi Wiratama (almarhum) mengakibatkan meninggal dunia. Danpos Balingga Lettu Inf Faisal Ramadan Karo-Karo melaporkan kepada Dansatgas Yonif Mekanis 203/AK. Kalau ada bunyi letusan tembakan di pos balingga dan satu orang anggota terkena tembakan.

Setelah mendapat Laporan dari Danpos Balingga Dansatgas Yonif Mekanis 203/AK. Melaporkan kepada Komandan atas dan memerintahkan 1 Tim Sus Dpp Lettu Inf Dawut (Pasiops Satgas) beserta Dokter untuk melaksanakan Evakuasi ke Pos Balingga kemudian menuju ke RSUD TIOM.

Waktu pukul 00:45 WIT Jenazah akan di berangkatkan dari RSUD Tiom menuju Wamena untuk di semayamkan di Yonif 756 dan akan diberangkatkan besok pagi dari bandara wamena menuju Cariuk Bogor.

“Inisial korban tewas terkena letusan Senpi Sandi Wiratama S, laki laki warga alamat Orang tua : Kepulauan Cariu Rt 001, Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Segenap langkah- langkah yang dilakukan , Dansatgas Yonif Mekanis 203/AK melaporkan ke Komandan atas mengenai Kejadian tersebut. Dansatgas Yonif Mekanis 203/AK memerintahkan Pasiops dan Pasi Intel untuk berkoordinasi agar Jenazah Disemayamkan di Wamena batalyon 756 kemudian persiapan untuk diberangkatkan menuju ke Kampung Halaman.

Memberi kabar kepada pihak keluarga Almarhum mengenai Kejadian tersebut, segera mengamankan senjata personil yang berada di TKP dan HP. Alvyyan/Hamdi Fahmi Sab

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top