Liputan Seputar Kriminal

Sadis, KST Merianus Kogoya Makin Merajalela, Diduga Merampok dan Membunuh Masyarakat

PEGUNUNGAN BINTANG – PERSBHAYANGKARA.ID

Lagi lagi sekelompok teroris KST Menarius Kogoya di duga telah kembali berulah melakukan perampokan dan pembunuhan terhadap Karyawan Kios Tambang yang di lakukan oleh KST/ OTK di Kabupaten Pegunungan Bintang, hari Rabu tanggal 20/7/2022 sekira pukul 08.00 Wit di lokasi tambang emas mining 41 BCL, Kepulauan Kawe Distrik Awimbon Kabupaten Pegunungan Bintang.

Kabar adanya perampokan dan pembunuhan berantai telah di dapatkan dari Informasi Via Voice note terkait perihal Aksi Pembunuhan terhadap salah satu Karyawan Kios berinisial Azis Suku Jawa(Korban MD dengan kepala di penggal) diduga korban di bunuh oleh kelompok KST Menarius Kogoya yang berjumlah 12 Orang.

“Beruntung Informasi yang masuk lewat Via Voicenote dari Pekerja yang berada di lokasi tambang menceritakan, Aksi preman ini kelompok Menarius Kogoya sebanyak 12 orang, dan setiap bulan kelompok yang di kenal sebutan Mio (Mionaris) selalu melakukan aksi pemalakan secara paksa dan apabila tidak di turuti kemauannya, KST tersebut maka mereka tidak segan segan melakukan Pembunuhan. Dan hampir setiap bulan Kelompok KST Menarius Kogoya keliling ke kios kios untuk menagih dan minta uang keamanan.

Masih lanjut melalui via voice note, kali ini yang Almarhum adalah Penjaga kios bapak Mikel(OAP Pemilik Kios) dan Korban di pajak uang keamanan dari kelompok KST Merianus Kogoya tetapi Korban infonya tidak memberikan, karena pemilik kios adalah orang OAP sendiri,dan pemilik kios mikel kemarin Turun ke Tanah Merah, ketika kelompok KST Merianus Kogoya Mengetahui Pemilik Kios di turun ke Tanah Merah, kelompok tersebut langsung menuju kios mikel, KST mengejarnya.

“Selain melakukan pembunuhan, dugaan Kelompok KST tersebut mencurigai bahwa Penjaga Kios (Korban) adalah seorang anggota Intel,sehingga Kepala Korban di bawa oleh para pelaku( sekelompok KST).

Kejadian Pembunuhan yang di lakukan oleh kelompok KST Merianus Kogoya pada tanggal 19 Juli 2022 sekitar pukul 17.00 WIT, namun baru tadi pagi karyawan yang berada di Kem Kem lain, mengecek informasi kebenarannya pada pagi hari pukul 08.00 WIT, dan Jenasah korban di dapatkan/ ditemukan oleh rekan rekan sesama penambang. Segenap para pekerja tambang,dan atau (Pendatang) , yang berada di lokasi lokasi mengungsi sementara dan berkumpul menjadi satu.

Perihal lain , Untuk jenazah korban rencana hari ini akan langsung di Evakuasi ke Tanah Merah, Kabupaten Bovendigul menggunakan Heli, juga foto korban telah tersebar di Medsos di sebarkan oleh kelompok KNPB yang membuat berita telah membunuh Intelijen Indonesia, padahal korban masih murni masyarakat sipil biasa yang melakukan pendulangan emas.

Dari pantauan tim awak media disampaikan, serta pendapat Narasumber dari Intelkam TNI/Polri menambahkan, Diduga kuat mereka Kelompok KST Merianus Kogoya memiliki 1 Pucuk Laras Panjang Jenis M16, manusia dan pembunuhan ini tidak boleh dibiarkan, semoga para kelompok KST teroris tersebut mendapat tindakan dari NKRI.

Alviyyan/HHamdi Fahmi Sab

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top