Liputan Sosial Masyarakat

Warga Miskin Mengharapkan Uluran Tangan Pemerintah dan para Darmawan

MUARO JAMBI – persbhayangkara.id JAMBI

Nasib malang dialami Sakiyah (32), warga RT.02, Desa Suka Maju, Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Tiga tahun lebih sudah Sakiyah harus berjuang melawan tumor ganas yang menggerogoti kaki sebelah kirinya.

Ibu dari dua anak tersebut kini hanya bisa pasrah, lantaran keterbatasan ekonomi. Kondisi kesehatannya pun saat ini semakin parah.

Istri dari Darwin (38) itu tampak lemas dengan berat badan yang terus menyusut, kondisinya semakin hari kian memprihatinkan.

Awalnya, penyakit yang diderita Sakiyah ditandai dengan benjolan kecil di paha kirinya. Saat itu Sakiyah mengira itu hanya bisul dan benjolan biasa, namun semakin lama semakin membesar.

Sudah tiga tahun setengah bang istri saya menderita tumor ini. Awal mulanya bengkak biasa bang,”ujar Suami Sakiyah, Darwin Efendi kepada wartawan, Selasa (21/06/22).

Sang suami yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan tak mampu lagi membiayai pengobatan sang istri.

Berbekal BPJS yang kerap menunggak, Sakiyah pun sempat dibawa berobat ke RSUD Raden Mattaher dan Rumah Sakit Arafah Kota Jambi. Tidak hanya itu Sakiyah pun sempat di rujuk ke salah satu rumah sakit yang ada di Palembang, namun sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

“Pihak rumah sakit di Palembang mengatakan bahwa tumor ganas yang diidap istri saya tidak bisa lagi diobati, satu-satunya jalan untuk sembuh adalah dilakukan amputasi. Karena keterbatasan biaya, kamipun memutuskan pulang ke Jambi,”ungkap Darwin.

Sakiyah bersama suami dan kedua anaknya kini tinggal di rumah sederhana berdindingkan papan dan terpal.

Sakiyah hanya bisa berharap, adanya uluran tangan dari Pemerintah Propinsi maupun daerah serta dermawan serta sangat d kami butuh kan untuk meringankan beban hidupnya, sehingga ia dapat menjalani pengobatan untuk kesembuhan penyakitnya.

(TIM/Hermanto)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top