Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

KKB Ngalum Kupel Baku Tembak dengan TNI/ Polri di Distrik Okbibab

Baku Tembak Aparat Keamanan TNI-POLRI Dua Korban Luka – luka

PEGUNUNGAN BINTANG – persbhayangkara. id PAPUA

Segenap KKB Ngalum Kupel pada hari Minggu tanggal 1/5/ 2022 sekitar pukul 10.45 WIT, di Kampung Apmisibil Distrik Okbibab Kabupaten Pegunungan Bintang telah terjadi kontak baku tembak antara KKB Ngalum Kupel dengan Satgas Kodim Yonif 431/SSP Pos Okbibab dan Satgas Brimob Preventif Damai Cartenz 2022.

Akibat dari kontak baku tembak tersebut dua anggota terkena tembakan hingga terluka, beliau Bripda Fani Putra Perdana NRP 98100689, Anggota Resimen III Batalyon C (Satgas Preventif Damai Cartenz), ia terluka ringan bagian pinggang sebelah kiri (Kondisi Sadar), serta Pratu Willy John,NRP – Anggota Satgas Kodim Yonif 431/SSP, ia terluka tembak bagian kaki (Masih Dalam Lidik / Kondisi Sadar).

Asal mula kronologisnya, tepat tiba pukul 10.45 WIT, saat personil pos Brimob Resimen III ( Satgas Preventif Damai Cartenz) dan Personil Satgas Kodim Yonif 431/SSP Pos Okbibab melaksanakan pengamanan Ibadah di gereja Okbibab , tiba tiba Anggota mendapat gangguan tembakan dari arah Barat Koramil tepatnya di samping SMP Okbibab Gereja Protestan.

Lanjut tiba pukul 10.48 WIT, Saat mendapatkan gangguan tembakan Personil Gabungan Dari Personil Brimob Resimen III dan Satgas Kodim Melakukan tembakan balasan ke arah Barat Koramil Okbibab.Dan saat mendapat gangguan dari KKB Ngalum Kupel 2 (Dua) Personil dari Brimob Resimen III (Satgas Preventif Damai Cartenz) dan Satgas Yonif 431/SSP Terkena tembakan dari KKB Ngalum Kupel.

“Alhasil sampai saat ini masih terjadi kontak tembak antara Brimob Resimen III dan Satgas Yonif 431/SSP dengan KKB Ngalum Kupel.

Dari pantauan tim media disampaikan,di titik Kordinat Pos Brimob Okbibab 54M 453095 9483475, Luka tembak personil dari Satgas Yonif 431 dan Dokumentasi Korban masih Lidik dikarenakan terkendala jaringan Untuk menghubungi personil yang ada di Pos Brimob Okbibab, dan Tim masih melakukan penyelidikan terkait kontak tembak yang terjadi di distrik Okbibab.

Semoga kejadian tidak meluber lebih dalam, dan mohon ijin bantuan dari pusat segera diturunkan, karena jalur menuju Ke distrik Okbibab menggunakan jalur udara dan tidak bisa melalui jalur darat jalan kaki maupun menggunakan kendaraan. Hamdi Fahmi Sab/Alvyyan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Terbaru

To Top