Liputan Sosial Masyarakat

Tradisi Sakral Tahunan Melemang, Jadi Agenda yang Tak Terpisahkan

MUSI BANYUASIN – persbhayangkara.id SUMATERA SELATAN

Tradisi perayaan sedekah rami (bumi) yang dilakukan masyarakat desa Kertayu, kecamatan Sungai Keruh, kabupaten Musi Banyuasin, sudah menjadi tradisi turun menurun, hal tersebut dilakukan sebagai wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta, Rabu (11/5/2022).

Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19 serta didampingi Forkopimcam Sungai Keruh, warga tampak menggelar Sedekah Rami (bumi) yang pada kali ini berharap agar virus COVID-19 atau Corona segera tiada.

” Sedekah bumi ini merupakan bagian dari rasa bersyukur masyarakat setempat kepada yang maha kuasa atas rezeki yang telah dilimpahkan pada masyarakat, dan berdoa untuk menjauhkan musibah, memohon kepada Allah SWT agar wabah COVID-19 segera berlalu,” ujar Camat Sungai Keruh Edi Heriyanto SH.

Berdasarkan Pantauan awak media di lokasi sejak pagi tampak rasa kebersamaan dan kekeluargaan masyarakat desa Kertayu yang disibukkan dengan berbagai persiapan sedekah Rami.

Tak ubah seperti hari raya, setiap rumah bersuka cita membakar lemang dan saling memberi. Meski saat ini sedang dalam Wabah Mendunia yaitu Pandemi COVID-19, masyarakat tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

” Kami menyambut baik kegiatan adat sedekah rami yang dilaksanakan setiap tahun ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dan melestarikan budaya khas Muba,” tambahnya.

Sementara itu, Tarmizi Ketua Pemangku adat Tumbang Bireng Kuning Puyang Burung Jauh (Tumamia) tokoh masyarakat desa Kertayu mengatakan, sedekah rami rutin dilaksanakan sebagai tradisi untuk menghindari musibah dan sebagai rasa syukur (berkah) pasca panen.

“ Sedekah bumi identik dengan lemang, makanan khas terbuat dari ketan yang dibakar menggunakan bambu. Ini tradisi kami turun temurun, sebagai bentuk ucapan syukur atas nikmat Allah terhadap hasil panen,” ujarnya.

Turut hadir dalam Prosesi Sedekah Rami (Bumi) ini, Kepala Desa Kertayu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Masyarakat setempat.pungkasnya. (Alamsyah/ril)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top