Ragam Peristiwa

Miris, Warga Maluku Tewas di Tembak OTK

MALUKU TENGAH – persbhayangkara.id MALUKU

Masyarakat warga maluku tengah telah digegerkan Seorang Warga di Maluku Tengah Tewas Meregang Nyawa Saat Tertembak OTK, ia berinisial Y.I , umur (46) warga Negeri Hulaliu Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, korban tewas tertembak orang tidak di kenal (OTK).

Tragedi penembakan (OTK) tersebut terjadi di perbatasan Negeri Hulaliu dan Negeri Aboru, sehingga menimbulkan massa dari Negeri Hulaliu, dan saat ini masyarakat Hulaliu sudah berjaga-jaga diperbatasan antara Negeri Hulaliu dan Negeri Aboru,hari Selasa tanggal (14/02/2022) sekitar jam pukul 12.40 Wit.

Dua orang saksi yang membantu diketahui, Novril K,Alamat Negeri Hulaliu, agama Kristen protestan,dan Melkias P, alamat Negeri Hulaliu,agama Kresten protestan,Petani,umur 29 tahun.

“Korban tewas kali ini Y. I,Alamat Negeri Hulaliu,Agama Kresten prot, Petani,umur 46 tahun.

Awal mula kronologisnya,saat almarhum bersama rekan-rekannya -+ 10 orang yang melaksanakan makan siang di samping jalan, tepatnya di Dusun Waihokal Negeri Hulaliu tiba-tiba terdengar bunyi tembakan dari arah perbatasan antara Negeri Aboru dengan Negeri Hulaliu,dan di lanjutkan dengan rentetan tembakan sehingga mengenai saudara Yonas I, di bagian dada kanan bawa oleh OTK. Lanjut korban dan rekan-rekannya berlari mencari tempat perlindungan, korban berlari -+ 30 meter langsung terjatuh dan terdengar korban berteriak “Beta kena”,lalu korban mencoba berkomunikasi dengan teman-temannya untuk dilakukan evakuasi dalam rangka tindakan penyelamatan.

Saat informasi terdengar di masyarakat Negeri Hulaliu secara spontanitas terjadi konsentrasi massa, pada saat itu masyarakat berbondong-bondong menuju ke Dusun Waihokal untuk menjaga perbatasan, saat itu korban langsung dibawa ke rumahnya Dusun satu Negeri Hulaliu, saat korban tiba di rumahnya kemudian Tim Kesehatan Desa melakukan pemasangan empus akan tetapi korban telah dinyatakan meninggal dunia.

Tiba jam pukul 12.50 Wit Masyarakat Negeri Hulaliu mendengar bahwa korban telah meninggal dunia langsung secara spontan masuk ke daerah perbatasan antara Negeri Aboru dan Negeri Hulaliu dengan membawa alat tajam berupa parang, Tombak, Busur panah dan minyak bensin dan terjadi perlawanan dari Masyarakat Aboru.

Lanjut jam pukul 13.20 Wit Apkam Pos Brimob Negeri Hulaliu berangkat menuju perbatasan untuk mengamankan konsentrasi massa yang sementara bertikai, jam pukul 13.40 Wit Koramil 07 P. Haruku, Polsek Haruku dan anggota Satgas Pos Ramil yang dipimpin Danramil dan Kapolsek P. Haruku tiba di lokasi perbatasan untuk mengamankan situasi yang terjadi.

Saat jam pukul 14.15 Wit situasi di perbatasan Negeri Hulaliu dan Negeri Aboru masih terdengar bunyi ledakan bom dan tembakan di daerah perbatasan antara kedua Negeri, jam pukul 17.00 Wit situasi sudah mulai kondusif dan tidak terdengar bunyi ledakan bom dan tembakan.

Dari pantauan tim media persbhayangkara disampaikan,jam ukul 17.45 Wit,rombongan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease tiba di Negeri Hulaliu dan selanjutnya menuju ke rumah duka untuk melayat. (Hamdi Fahmi Sab)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top