Liputan Lintas Nasional

PT Wijaya Karya Akan Bangun Proyek Pembangunan Jalur Ganda

Di Desa Tarik hingga Perbatasan Desa Mojoanyar Mojokerto

SIDOARJO – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Segenap Forpimka Tarik hari Kamis tanggal 6/1/2022 di mulai jam pukul 09.30 sampai jam pukul 11.35 Wib bertempat di ruang direksi Kit PT. Nazma Tata Laksana KSO Stasiun Tarik Kabupaten Sidoarjo Jalan Raya Tarik Rt 09/ Rw 02 Dusun Munggon Desa/Kecamatan Tarik, telah berlangsung melaksanakan kegiatan paparan dari PT. Wijaya Karya – PT. Nazma Tata Laksana KSO terkait rencana pekerjaan pembangunan jalur ganda Kereta Api Lintas Selatan Jawa Jalan Tarik-Prambon,kegiatan kumpul tersebut diikuti 15 orang, dengan penanggung jawab Benny Airlangga Yogaswara, S.H,. M.M (Kadishub Kab. Sidoarjo).

“Giat saat itu dihadiri oleh,Kadis PU Bina Marga Kabupaten Sidoarjo di wakili Yogi Mahardika,Kasat Lantas Polresta Sidoarjo di wakili Iptu Firmansyah,Iswadi Pribadi, S. Sos, M,MT (Camat Tarik),Kapten Inf Ghopur Urokhim (Danramil 0816/11 Tarik), AKP Moh. Syaroful Anam, S.E (Kapolsek Tarik),Dedik (Kabid Dalops dan keselamatan Dishub Kabupaten Sidoarjo),Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Sidoarjo di wakili Tarni (Kasi Angkutan Dishub Kab. Sidoarjo), Sunu (Kabid Managemen Rekayasa Dishub Kabupaten Sidoarjo),Nur Yasin (Kepala Proyek Wijaya karya).

Rencana rangkaian yang di bahas, pukul 09.30 WIB, acara dimulai, dibuka oleh Sunu (Kabid Managemen Rekayasa Dishub Kabupaten Sidoarjo),beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini berdasarkan surat permohonan PT. Wijaya karya terkait pengalihan jalan terdampak pembangunan jalur ganda KA Lintas Selatan Jawa di KM 43+ 800 s.d 49+ 500.

Lanjut tiba jam pukul 09.35 Wib,Paparan Nur Yasin (Kepala Proyek Wijaya Karya),

A. Pekerjaan kita untuk proyek pembangunan jalur ganda di daerah Tarik, perbatasan Ds. Kedinding sd Ds. Mojoanyar Mojokerto,

B. Proyek pembangunan jalur ganda KA lintas selatan Jawa KM 43+800 sd KM 49+500 antara Mojokerto – Sepanjang Lintas Surabaya – Solo.

c. Panjang Trase 5,7 Km (Stasiun Tarik, jembatan dan track) dan waktu pelaksanaan 28 bulan terhitung sejak diterbitkannya SPMK dengan kontraktor PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT. Nazma Tata Laksana KSO.

d. Pekerjaan pada area abutment 1 yang diantaranya adalah pekerjaan shoring SSP, pekerjaan pengeboran dan pengecoran borpile, pekerjaan struktur abutment, setelah pekerjaan struktur dilanjutkan pekerjaan instalasi jembatan Kereta Api.

E. Jalan Tarik – Prambon yang bersinggungan dengan area pekerjaan pada area abutment 1 tentunya akan terkena dampak dari pekerjaan dan keamanan pengendara yang melintasi jalan tsb, maka selama pekerjaan akan berlangsung rute perjalanan yang ditempuh area kerja.

f. Rencana penutupan jalan di bulan Desember 2021 (menunggu relokasi utilitas PLN) sampai dengan akhir tahun 2022.

g. Dari arah longstorage Kalimati menuju Rolaksongo bisa menggunakan rute melalui Jln. Raya Tarik lalu belok menuju Jln. Raya Singogalih menuju Jln. Raya Kedungbocok dan sebaliknya.

h. Jalur alternatif dari Rolaksongo menuju Jl. Kedunggalih, dari arah Rolaksongo dan Kedungbocok menuju Jl. Kedung Galih bisa melalui Jln. Mliriprowo menuju Jln. Dusun Bocok wetan dilanjutkan melalui Jln. Raya Singogalih melintasi perlintasan KA. Tarik Jln. Raya Tarik.

Setiba jam pukul 09.45 Wib, Penyampaian Iswadi Pribadi, S.Sos,. M.MT (Camat Tarik) memaparkan,

A. Ini merupakan tindak lanjut dari rapat yang kemarin sudah dilaksanakan, substansi kegiatan ini adalah rencana penutupan jalan.

b. Kami Forkopimka Tarik tidak bisa memberikan ijin terkait jalan Kabupaten karena yang dapat memberikan ijin adalah dari Dishub Kab. Sidoarjo.

c. Saran kami terkait rambu-rambu agar sedetail mungkin dan radius sejauh mungkin sudah ada agar dapat dipahami pengguna jalan.

Sambutan penyampaian AKP Moh. Syaroful Anam, S.E (Kapolsek Tarik),menjelaskan,

A. Pada dasarnya kami dari Polsek Tarik mendukung kegiatan pembangunan jalur ganda Kereta Api Lintas Selatan Jalan Tarik-Prambon karena merupakan program dari pemerintah pusat.

b. Masukan kami agar hasil rapat pada hari ini disampaikan kepada Kepala Desa yang terdampak penutupan jalan.

C. Per Februari 2022 agar dilihat dulu apakah ada dampak akibat penutupan jalan tersebut, bila ada kendala harus kita cari solusi lagi supaya tidak timbul masalah baru.

Tak lupa sambutan penyampaian Kapten Inf Ghopur Urokhim (Danramil 0816/11 Tarik) menjelaskan,

A. Kami menambahkan Agar dibuat / sosialisasi di titik – titik tertentu agar dapat dipahami pengguna jalan.

b. Supaya hasil rapat pada hari ini disampaikan kepada Kepala Desa yang terdampak penutupan jalan agar disampaikan kepada warganya.

c. Diharapkan tidak ada kendala selama kegiatan pekerjaan pembangunan jalur ganda Kereta Api Lintas Selatan Jawa Jalan Tarik-prambon bertujuan agar dalam pelaksanaan pembangunan jalur ganda KA lintas Selatan Jawa di KM 43+800 s.d KM 49+500 antara Mojokerto – Sepanjang Lintas Surabaya – Solo

Lanjut penyampaian Kasat Lantas Polresta Sidoarjo diwakili Iptu Firmansyah beliau menjelaskan,

A. Jangan sampai dengan arus lalu lintas dampak dampak terhadap jalan yang dilalui.

B. Rambu-rambu informasi jangan terlalu mepet dengan rencana lokasi pekerjaan proyek pembangunan jalur ganda Kereta Api tersebut.

c. Bisa di sosialisasikan lewat media sosial seperti Radio Suara Surabaya, Instagram atau medsos yang lain agar masyarakat mengetahui.

d. Kepala Desa maupun tokoh masyarakat harus dirangkul agar memberikan arahan kepada warganya dan saran kami agar dibuat notulen kesepakatan bersama terkait penutupan atau pengalihan jalan tersebut.

Tepat jam pukul 10.20 Wib, sambutan penyampaian Kadis PU Bina Marga dan SDA, diwakili Yogi Mahardika menjelaskan,bahwa bagaimanapun jalan yang dilewati terdapat pengguna jalan yang lain, jangan sampai menimbulkan kecelakaan akibat dari proyek pekerjaan pembangunan jalur ganda Kereta Api Lintas Selatan Jawa tersebut.

Ikut andil pula rembuk, sambutan penyampaian Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Sidoarjo diwakili Tarni (Kasi Angkutan Dishub Kab. Sidoarjo) bahwa saran kami pada saat rapat agar Satker diikutkan / diundang. Dan sambutan penyampaian Sunu (Kabid Managemen Rekayasa Dishub Kabupaten Sidoarjo) bahwa untuk rapat selanjutnya kami akan undang semua pihak termasuk Para Kepala Desa,pungkasnya.

Jam puukul 10.35 Wib Pembuatan Notulen yang isinya,

A. Rambu informasi disarankan untuk dipasang pada simpang-simpang dengan jarak yang jauh sebelum lokasi penutupan jalan dalam waktu dekat.

b. Rambu diupayakan sudah memuat informasi detail terkait waktu dan lokasi pengalihan arus lalin.

c. Waktu, lokasi penutupan dan pengalihan arus akan diinformasikan melalui rambu informasi, media elektronik serta sosialisasi pada pihak-pihak dan tokoh masyarakat yang terkait dengan dampak penutupan.

d. Mensosialisasi rencana pengalihan arus kepada masyarakat melalui Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dan tokoh masyarakat akan dilakukan dalam waktu dekat.

f. Sosialisasi akan dilakukan jauh hari sebelum waktu penutupan dan pengalihan arus lalin di sekitar lokasi proyek.

g. Menempatkan petugas jaga dari warga setempat pada lokasi pengalihan arus.

h. Jika didapati kerusakan jalan Kabupaten akibat pekerjaan pada lokasi lokasi penutupan arus (area pekerjaan abutment 1 Ds. Cepiples Ds. Singogalih) akan dilakukan perbaikan.

i. Koordinasi dengan pihak-pihak pemilik utilitas.

j. Apabila dalam pelaksanaan pengalihan arus ada permasalahan akan dilakukan evaluasi atau dilakukan peninjauan lebih lanjut.

Dari pantauan tim awak media disampaikan, alhasil jam pukul 11.35 Wib, acara giat tersebut telah selesai , dan selama kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan lancar. Sulton

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top