Liputan Berita Pemberantasan Narkoba ( Polri & BNN )

Polres Sampang Ringkus 143 Tersangka Narkoba

SAMPANG – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Segenap anggota jajaran Satresnarkoba Polres Sampang telah berhasil mengungkap jaringan narkoba beserta Polsek Jajaran pada bulan januari sampai dengan bulan desember di tahun 2021,adapun kriteria hasil kinerja anggota dan kekompakan menyapu bersih peredaran narkotika di muka bumi Kabupaten Sampang Kepulauan Madura, jumlah kasus keseluruhan 137 ( Polres : 103 Polsek : 34 ) dengan jumlah total tersangka 167,untuk tersangka Laki-laki ada 163 dan Perempuan ada 4 orang.

“Dan barang bukti yang berhasil diamankan tim Satresnarkoba Polres Sampang juga jajaran Polsek diantaranya,total dari sabu sabu, 2.925,44 Gram,barang tanaman ganja ada 1,16 Gram,barang bukan tanaman extasy ada 9 Butir,juga obat goblok, Pil logo y ada 192 Butir.

Perlu diketahui bersama,hasil penangkapan kali ini,ada residivis total 13 Tersangka,tempat kejadian di Sampang dan di Kota ditemukan 27 Tempat kejadian perkaranya, di Desa Camplong juga ditemukan 19 TKP, di Desa Omben 11 TKP, di Desa Torjun 2 TKP, di Desa Jrengik 3 TKP, di Desa Tambelangan 1 TKP, Desa Kedungdung 2 TKP, Desa Robatal 5 TKP, Desa Karang Penang 5 TKP, Desa Ketapang 21 TKP, Desa Sokobanah 31 TKP, Desa Banyuates 7 TKP, Desa Pangarengan 3 TKP.

Beberapa Pasal yang diterapkan kepada para tersangka,Pasal 114 Sub Pasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,
Pasal 111 ayat (1) UU RI No 35 Th. 2009 Tentang Narkotika
Pasal 197 Sub Pasal 196 UU RI No.36 Tentang Kesehatan
Pasal 62 UU RI No.5 Tahun 1997 tentang Psycotropika,untuk pelaku,
Pengedar/Kurir 143 tersangka,dan konsumen 24 .

Adapun profesi dan seluk beluknya, swasta 72 Tersangka,wiraswasta 19 Tersangka,petani 33 tersangka,ada pula nelayan 9 tersangka,IRT ada 2 tersangka,serta tidak bekerja 32 tersangka,maksimal para tersangka berumur,17 tahun 4 tersangka, umur 17 s/d 25 tahun 55 Tersangka,dan umur 26 s/d 35 tahun 48 Tersangka, umur 36 s/d 45 tahun 41 Tersangka,umur 45 tahun 19 Tersangka.

Sementara Kasat Narkoba Polres Sampang AKP Andri Setya Putra SH.MH memaparkan dan menjelaskan terkait pasal yang dilanggar pelaku,dan menyampaikan giat pers rilisnya kepada awak media, Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika golongan I, dipidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah) dan paling banyak 10.000.000.000,- (sepuluh miliar rupiah).

Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tindak pidana menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan datau menerima Narkotika golongan I dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram pelaku dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun penjara.
Pasal 127 ayat 1 huruf a UURI No. 35 Th. 2009 Tentang Narkotika, Setiap Penyalah Guna Narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun.

Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, setiap orang tanpa hak memiliki, menyimpan, menguasai datau menyediakan Narkotika golongan I jenis shabu, dipidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tindak pidana memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan I jenis shabu yang beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun penjara.

Pasal 111 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika, setiap orang tanpa hak melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika Golongan 1 dalam bentuk tanaman, di pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun, dan pidana denda paling sedikit 800.000.000,- (Delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak 8.000.000.000,- (delapan miliar rupiah).

Pasal 62 UU RI Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika, tindak pidana tanpa hak memiliki dan atau membawa psikotropika dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah).

Pasal 197 Sub Pasal 196 UU RI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi tanpa ijin edar obat dan bahan yang berkhasiat obat berupa Pil Double L, dengan ancaman hukuman 15 (lima belas) tahun penjara.

Semoga peredaran narkoba di muka bumi ini segera sirna dan hilang,dan warga masyarakat bisa hidup yang lebih baik dan hidup yang lebih bermakna lagi. Sulton

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top