Liputan Seputar Kriminal

Mengaku Anggota Polisi, Diringkus Satreskrim Polresta Sidoarjo

SIDOARJO – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Jajaran Satreskrim Polresta Sidoarjo kembali membekuk tersangka kasus tindak pidana penipuan, pelaku mengaku sebagai Aanggota Polri bagian opsnal

Kali ini tersangka AP terjerat Pasal 378 KUHP, dugaan Penipuan Sebagaimana Dimaksud Dalam Pasal 378 KUHP, dan Korbannya berinisial F A P, umur 24 Tahun,swasta, warga Rungkut Kota Surabaya.

“Tersangka berinisial A P Alias A Bin J R, kala itu tempat kejadian perkaranya di SPBU Jalan Lingkar Timur Desa/Kelurahan Klurak Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Ia melakukan modus operandi kepada korban bahwa tersangka A P mengaku sebagai anggota Polri berdinas di Polresta
Sidoarjo dan meminta sejumlah uang kepada korban dengan dalih bisa membantu
meringankan kasus yang saat ini di hadapi oleh korban.

Pelaku juga menyuruh korban untuk menyerahkan uang sejumlah Rp. 8.000.000 (delapan juta rupiah) kepada tersangka A P, alhasil
ternyata tersangka bukan anggota Polri.

Kapolresta Sidoarjo saat pers rilis memaparkan, pelaku merupakan residivis perkara Pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362
KUHP pada tanggal 18 Juli 2019 dengan vonis hukuman penjara selama 10 (sepuluh)
bulan yang pernah ditangani oleh Satreskrim Polresta Sidoarjo, ucap Kapolresta Sidoarjo.

Tersangka ingin mendapatkan keuntungan dari rangkaian kata bohong dan martabat palsu
yang dilakukan oleh tersangka, segenap barang bukti yang di amamkan petugas kepolisian 1 (satu) Unit Handphone merk OPPO A15 warna Biru Metalik, 1 Unit sepeda motor Yamaha Mio Type IKP AT, Warna Merah, Noka :
MH31KP00CDJ582236, Nosin : IKP582255, Nopol W – 3499 – VS
1 buah STNK sepeda motor Yamaha Mio Type IKP AT, Warna Merah, Noka :
MH31KP00CDJ582236, Nosin : IKP582255, Nopol W – 3499 – VS, 1 (satu) buah kunci kontak sepeda motor Yamaha Mio Type IKP AT, Warna Merah, dan uang sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah).

Awal mula kronologis kejadiannya,hari Kamis tanggal 16/12/2021 sekira pukul 15.00 Wib di SPBU Jalan Lingkar Timur
Desa Klurak Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo, telah terjadi dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan
oleh terlapor AP terhadap Korban FAP.

Masih lanjut Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan kepada awak media,peristiwa tersebut bermula ketika pelapor FAP pernah membantu untuk mencarikan uang dengan jaminan Mobil,namun
korban merasa takut dikarenakan Mobil tersebut bermasalah.

Korban menceritakan
pemasalahan tersebut ke pada Saksi yang merupakan istri sirih dari Terlapor, dan lanjut
Korban menemui Terlapor yang mengaku sebagai salah satu anggota Polresta Sidoarjo dan dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut dengan persyaratan korban harus menyerahkan
sejumlah uang sebesar Rp. 13.000.000,- (tiga belas juta rupiah),ucap korban.

Namun Korban hanya bisa
memberikan uang melaui transfer M-Banking Bank BCA. atas nama FAP ke Rekening tujuan
Bank BCA atas nama IPS sebesar Rp. 8.000.000- (delapan juta rupiah) dan uang tunai sebesar
Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah),setelah uang diberikan kepada terlapor,

Lanjut pengakuan korban, saya
mendapatkan informasi bahwa Terlapor bukan anggota Polisi dan atas kejadian tersebut Korban
mengalami kerugian sebesar Rp. 8.500.000,- (delapan juta lima ratus ribu rupiah) dan dari hasil
penyidikan ditemukan bahwa ada 2 korban lainnya yang mengalami kejadian serupa dan
mengalami kerugian masing – masing sekitar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dan sudah laporan polisi.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro SH dalam konferensi pers memaparkan,saat ini tersangka terjerat pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun menginap dihotel prodeo jeruji besi Polresta Sidoarjo, pungkasnya. Sulton

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top