Liputan Lintas Nasional

Wabup Subandi Sidak Sungai Kedungsumur yang Meluber ke Persawahan

SIDOARJO – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Salah satu hal terpenting dalam pertanian, khususnya sawah, ada pada sistem pengairannya. sawah dengan hasil yang baik, harus lah pas pengairannya. artinya tidak boleh kekeringan, dan juga tidak boleh berlebihan. Demikian juga dengan sistem pengairannya, ada yang mengandalkan cara alami dengan aliran sungai dan hujan, atau dengan pompa air.

Tantangan bagi yang menggunakan sistem alami, adalah harus bisa mengatur bagaimana air masuk, dan keluar dengan cukup. khususnya di kabupaten sidoarjo yang kebanyakan sawahnya menggunakan cara alami khususnya di musim hujan.

Sehingga air hujan atau sungai yang masuk ke sawah, tidak boleh berlebihan atau luber. kasus ini juga yang terjadi di desa kedungsumur, kecamatan krembung, sehingga membuat hasil pertanian terganggu.

Pasalnya, ketika musim hujan, air sungai yang ada di sekitar sawah akan meluber ke sekitarnya, penyebabnya banyak, ada karena sampah sembarangan yang terlalu banyak, dan juga suburnya tanaman eceng gondok yang menambah volume sungai.

Sehingga, ini sangat menyulitkan petani, yang bisa berdampak pada kegagalan panen, hingga ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat sidoarjo, Mengenai hal itu, Wakil Bupati Sidoarjo, H. Subandi S.H sidak Sungai DAM di Desa Kedungsumur, Kecamatan Krembung, Selasa (14/12).

“Pada hari ini kita sidak bersama Plt. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air kabupaten sidoarjo, ibu camat krembung, dan kepala desa kedungsumur, menindaklanjuti laporan, bahwa di musim hujan luapan air itu masuk ke persawahan.” jelas wakil bupati Sidoarjo.

atas laporan dari masyarakat, segera menindaklanjuti ini demi perhatian kepada petani, juga memperhatikan pertanian di Sidoarjo supaya hasilnya baik.

“Sebagai pemimpin daerah, saat ini memperhatikan bagaimana supaya pertanian yang ada di sidoarjo itu berhasil. karena kita lihat, petani itu luar biasa. petani itu menanamnya udah sulit, kerjanya udah sulit, ternyata banyak persoalan di lapangan. maka dari itu, atas nama pemerintah daerah, perhatian kepada petani itu harus lebih ditingkatkan,” tegas Subandi.

Lanjutnya, kata wakil bupati sidoarjo ini, rencananya sungai-sungai yang bermasalah untuk pertanian, ini nanti akan dilakukan normalisasi berupa pembersihan baik eceng gondok maupun sampahnya, dan akan dilakukan pada minggu ini oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air kabupaten Sidoarjo.

“Terutama pada hari ini, yang memiliki curah hujan tinggi, sehingga banya sungai yang tertutupi eceng gondok segera ditindaklanjuti. kabid perairan pu tadi mengatakan, dalam minggu ini akan dikerjakan. kalau sudah dikerjakan, minimal petani akan merasakan bagaimana hasil pertaniannya bisa baik,”pungkasnya.(Mas/sult)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top