Kronik polri

Bupati Malra: APBN Harus Menjadi Instrumen untuk Terus Menjaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi

MALUKU TENGGARA – persbhayangkara.id MALUKU

Penyerahan ‘DIPA TA 2022 dan Penandatangan Fakta Integritas, yang berlangsung pada Satuan Kerja (Satker) lingkup ‘KPPN Harus menjadi Instrument untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi

Itulah yang disampaikan Bupati Maluku Tenggara (Malra)`M. Thaher Hanubun, pada saat dilakukanya penyerahan DIPA Tahun 2022. Dan penandatanganan fakta Integritas, Senin (13/12)

Serta diakuinya, bahwa kegiatan yang dilakukan ini, juga merupakan moment yang sangat penting sekali

“Disini, saya mengajak kita semua melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan ‘DIPA Tahun 2021, dan menuju pada perbaikan langkah-langkah di Tahun 2022 nanti,”sebut Hanubun

Adapun dari hasil rilis media ini, ‘DIPA yang diserahkan kepada ’17 bagian anggaran, terdiri dari ’58 satuan kerja lingkup pelayanan ‘KPPN Tual dengan nilai `Rp. 1,11 Triliun.

“Saya ingin menegaskan kembali bahwa, dengan Pagu ‘DIPA 2022 yang mencapai Rp. 1,11 Trilun, kita harus semakin fokus dalam pelaksanaan kegiatan,”tegasnya

“Yang mana telah direncanakan, sesuai dengan dokuman DIPA,”lanjutnya

Sementara itu, hadir pada penyerahan ‘DIPA TA 2022, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tual, Royikan S.E.,M.M, Kajari TualDicky Darmawan S.H, Kapolres Tual Dax Emanuelle S.M, Danlanal TualKolonel Laut (P) Indra Dharma S.E.,M.Tr.,Hanla, yang mewakili Danlanud Dumatubun Langgur, dan Para kuasa pengguna anggaran satuan kerja mitra ‘KPPN

Bupati juga berharap, walaupun saat ini situasi tengah berada pada pandemi Covid-19. Akan tetapi pengelolaan APBN yang semakin prudent, harus terus dijaga.

Mengingatkan untuk seluruh Satker, agar tidak terpengaruh oleh seluruh hambatan, serta dapat meningkatkan optimisme dan kerja sama yang baik, diantara Satker yang ada.

Kepala KPPN Tual, Royikan S.E.,M.M

Terpisah diruang kerjanya, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tual, Royikan. Juga menyebutkan, kalau di Tahun 2022 ini, Pagu yang dikelola ‘KPPN Tual untuk Kementrian dan Lembaga (Satker Vertikal_Red) sebesar Rp. 1.1 Trilun, untuk 17 bagian anggaran ‘KL pada ’58 Satuan kerja ‘KL

Dan juga menambahkan bahwa ‘KPPN Tual, terdiri dari empat (4) Wilayah Kabupaten/Kota.

“Untuk Kota Ambon sendiri, terdiri dari ‘1 DIPA, Kabupaten Maluku Tenggara, terdiri ’30, kemudian diikuti Kepluauan Aru, ’16 DIPA dan Kota Tual ’12 DIPA,”terangnya

“Jadi jumlah ini sama dengan Tahun 2022, sehingga tidak ada Satuan kerja yang di likuidasi, atau pembentukan Satker baru,”sebutnya lagi

Diketahui rincian DIPA, berdasarkan anggaran ‘KL, terdapat ’17 bagian anggaran pada lingkup KPPN Tual, dan terdapat sembilan (9) BA yang mengalami peningkatan, dan delapan (8) BA yang mengalami penurunan.

‘BA ‘KL yang mengalami kenaikan paling besar adalah Mahkamah Agung, sebesar 264%, diikuti dengan Kementrian ‘PUPR sebesar 108%, dan Kementrian Perhubungan, sebesar 64%.

Namun pada Tahun 2022, dana yang dikelola ‘KPPN, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Tepatnya adalah 34,12% atau Rp. 282 Milyar, dibandingkan dengan Pagu Tahun 2021

“Sehingga terdapat 29 mengalami kenaikan, dan 29 mengalami penurunan. Jadi, proporsinya separuh naik, separuh turun,”tukasnya

Dijelaskan pula, bahwa kenaikan ini hampir terjadi pada setiap jenis belanja barang, belanja modal, dan bantuan sosial. Sedangkan belanja yang tidak mengalami kenaikan, hanya belanja pegawai. Iupun turun sebesar 3,64% atau Rp. 9,8 Milyar

Dia juga menyimpulkan kalau hal itu tidak perlu dikhawatirkan. Dikarenakan belanja pegawai adalah belanja wajib, yang akan tetap dibayarkan meskipun dengan Pagu minus.

Publish by (Jhon)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top