Liputan Lintas Nasional

Pemda KKA Dukung Festival Batik Nusantara Kucurkan Dana Rp 195 Juta

PERSBHAYANGKARA.ID – MALUKU

Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru (KKA). Provinsi Maluku kucurkan dana senilai Rp. 195 juta. Hal itu dibenarkan salah satu peserta yang akan akan tampil pada Pagelaran Festival Batik Nusantara ‘2021

Festival batik itu sendiri, dilaksanakan di Gedung Utama Pusat Permifilman Usmar Ismail Indonesia, Jln. Raya Kuningan Jakarta

Dan diketahui, puncak dari kegiatan itu dilaksanakan pada ‘Sabtu (27/11/2021). Total peserta yang ikut dan mewakili ‘Kabupaten tersebut sebanyak ’13 orang

Berdasarkan informasi yang dirangkul media ini, pelaksanaan seleksi yang sudah dilakukan sejak Juni lalu, mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat

Peserta yang enggan namanya dipublish itu, sangat berterima kasih sekali kepada Pemda setempat, yang mana telah menganggarkan sebanyak Rp. 195 juta dalam pelaksanaan kegiatan itu.

“Untuk uang yang berjumlah Rp. 195 itu, nantinya akan diberikn langsung oleh bapak Bupati, terhadap 13 orang peserta,”sebutnya

Kemudian menambahkan bahwa uang sebesar itu, nantinya digunakan sebagai akomodasi, dan transport dari para peserta yang akan bertanding dan mengharumkan nama Kabupaten yang berjuluk kota Dobo.

Dia bersama seluruh peserta yang mengikuti acara tersebut, memuji Bupati yang sudah dua kali memimpin ‘KKA. Sebageman disampaikan lewat sambungan telfon, kepada Persbhayangkara.id

“Diajang pencarian bakat ini, kami mewakili teman-teman lainya sangat mengapresiasi bapak Bupati, yang telah membantu kami, Baik dari segi moril maupun dana akomodasi,”ujarnya

“Dan kepada pihak-pihak yang telah membantu, juga tak lupa trima kasih yang mendalam kami sampaikan,”sambungnya

Sementara itu, ada juga Kabupaten/Kota lain di Maluku yang mengikuti event tersebut, sepertihalnya, Kota Tual, Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat juga Maluku Barat Daya.

Namun sangat disayangkan bahwa jumlah anggaran yang ditawarkan panitia sangat besar, sehingga banyak dari para peserta yang tidak sempat mengikuti Festival Batik itu.

Dan untuk Kota Tual, terdapat lima (5) peserta, namun terbentur persoalan anggaran yang besar. Hingga tersisa dua (2) peserta saja

Kepada media ini, Koerdinator Lapangan (Korlap) Wilayah Maluku dan Papua `Fedrik Leliak mengungkapkan, bahwa ini adalah sebuah event yang besar. Sehingga harus memiliki cukup dana

“Dari jumlah kesulurahan peserta berkisar 100 orang lebih. Termasuk 2 yang mewakili Kota Tual. Jadi semua peserta berasal dari masing-masing Provinsi,”ujarnya

Leliak juga menyampaikan bahwa, ada beberapa daerah di Maluku dan Papua yang akomodasinya tidak dibiayai oleh Pemerintah. Dan hanya menggunakan dana pribadi saja.

Sampai berita ini diturunkan, semua peserta lomba Batik Nusantara 2021 telah berada di Jakarta, untuk kemudian dilakukan karantina, sekaligus persiapan perlombaan di hari Sabtu nanti.

Published (Jhon)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top