Liputan Lintas Nasional

Pendopo Delta Wibawa di Demo Serikat Buruh se-Wilayah Sidoarjo

SIDOARJO – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Kantor pendopo delta wibawa hari Kamis tanggal 18/11/2021 dimulai jam pukul 15.00 massa SPL FSPMI ( Serikat Pekerja Logam Federasi, Serikat Pekerja Metal Indonesia) Sidoarjo, diikuti -+ 1000 orang dengan korlap Heri Novianto SH ( ketua PC SPL FSPMI Sidoarjo/Presedium PPBS) berorasi didepan pendopo delta wibawa.

“Segenap tuntutan pendemo tersebut,Tolak PP 36 Tahun 2021 sebagai dasar rumusan kenaikan upah. Naikan Upah minimum Prov. Jatim ( UMP ) tahun 2022 sebesar 2.700.000, Naikan upah Minimum Kabupaten Sidoarjo sebesar 13%, Tetapkan upah Minimum ungulan sidoarjo seperti tahun sebelumnya.

Massa demo meminta Bupati Sidoarjo keluar dari pendopo delta wibawa,tetapi Bupati Sidoarjo langsung keluar pendopo dan menjawab tantangan pendemo,demo berorasi memohon UMR sebesar Rp 5.200.000 per bulan.

Lanjut Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor menyapa para aksi Unras depan pendopo,selamat sore konco konco buruh,saya meskipun sebagai bapak kalian,saya juga masih bawaan,dan saya juga pimpinan yaitu ibu gubernur,permintaan permintaan kalian pasti akan saya sampaikan kepada Gubernur,saya tidak berani menjawab dan memberi keputusan yang kalian minta. Maka dari itu saya minta kelodangan hati kalian beri saya waktu untuk berkoordinasi dengan ibu gubernur, selesai.

Tak lupa Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu bintoro SH turun ke jalan ditengah tengah kerumunan massa Unras,Massa SPL FSPMI ( Serikat Pekerja Logam Federasi, Serikat Pekerja Metal Indonesia) Sidoarjo,dengan pengawalan dari anggota personil Polresta Sidoarjo 500 orang,Massa SPL FSPMI ( Serikat Pekerja Logam Federasi, Serikat Pekerja Metal Indonesia).

Masa sekitar 1000 orang gabungan dari SPL, FSPMI,FSP,RTMM,SPSI,PPBS didepan Kantor Pendopo Pemkab Sidoarjo Jalan Jengolo No.444 Gajah timur pucang Kecamatan Sidoarjo Kota,dengan pengawalan dari Kapolresta Sidoarjo. Diduga dalam orasi tersebut ada yang berucap presiden gendeng dan mentrinya gendeng,ucap lantang si orasi

Dari pantauan tim awak media persbhayangkara menyampaikan,Aksi unjuk rasa oleh SPL, FSPMI,FSP,RTMM,SPSI,PPBS, Kabupaten Sidoarjo, menuntut penetapan UMK/UMSK Tahun 2022 dan perbaikan kinerja sistem pengawas ketenagakerjaan di wilayah Jatim. Dan sejauh ini Kabupaten Sidoarjo belum bisa berani mengambil tindakan kenaikan UMSK terlebih dahulu,karena Kabupaten yang lainnya masih belum naik,hasil rembuk bersama dipendopo juga belum ada titik temunya. Sulton

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top