Kronik polri

IWSS Kepulauan Aru Peringati Maulid Nabi

KEPULAUAN ARU – persbhayangkara.id MALUKU

Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWWS) Kabupaten Kepulauan Aru mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H dengan Tema “Meneladani Akhlak Rosulluloh Dalam Berumah Tangga”.

Kegiatan keagamaan tersebut difokuskan di Masjid Agung Nurul Haq Jln. Kapitan Malongi Kelurahan Siwalima Kecamatan Pulau – pulau Aru, Sabtu (6/10/2021).

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Kep.Aru, Muin Sogalrey, Pasintel Lanal Aru Kapten Laut (P) Daulat Mangasi T, Dansubdenpom Persiapan Kabupaten Kepulauan Aru Kapten Cpm (K) Wanunu Adam, Kapolsek Pulau – pulau Aru, AKP S. Buamona, Kasat Intel Iptu Ferizal, Ustad Itriadi Fatukaloba dan Ibu Ibu Majelis Taklim Persatuan Wanita Sulawesi Selatan Dobo.

Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muin Sogalrey dalam sambutannya mengatakan, Makna yang paling mendasar dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,l adalah untuk mengevaluasi sejauh mana Uswatun Hasanah yang melekat pada diri Rosulullah SAW dapat kita teladani dan kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sungguh merupakan kerugian, apabila acara seperti ini tidak mampu mengubah perilaku kita ke arah yang lebih baik dari sebelumnya, baik dalam tataran ibadah secara vertikal maupun horizontal melalui peningkatan Iman dan Taq’wa serta meningkatkan peningkatan Sosial,” ungkap Sogalrey.

Dikatakan, keteladanan Rosul yang saat ini hampir punah, harus dihidupkan lagi yang diawali dengan menjalin silaturahmi, mempererat rasa kebersamaan, persaudaraan dan gotong-royong.

“Mengingat masyarakat saat ini sudah kurang peduli lagi terhadap lingkungan. Banyak yang tidak memperhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan, padahal Islam merupakan agama yang mengajarkan ketertiban, keindahan, kebersihan dan kesehatan lingkungan, sebagaimana sabda Rosul dalam hadist bahwa “kebersihan itu sebagian dari iman,” tutur Sogalrey

Lanjut kata Sogalrey, seiring dengan peringatan hari kelahiran junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW, pada dasarnya mengajak kita untuk menyimak kembali segala aspek kehidupan Rosulullah yang sejak kecil penuh dengan keteladanan.

“Untuk itulah marilah kita bertafakur sampai sejauh mana kita dapat melaksanakan contoh tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari guna untuk mendapat safaatnya kelak di yaumul Akhir nanti,” ajak Sogalrey.

Terpisah, Ketua IWWS Kabupaten Kepulauan Aru, Aisah Fajar mengungkapkan, makna Maulid Nabi baginya adalah bukan hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW saja.

“Tapi, dengan ajaran kebenaran itu, kita yakini bahwa Nabi Muhammad SAW menjamin kita, Insyaallah masuk surga semua, makanya dianjurkan untuk berbuat baik agar tidak saling sengketa dalam menjalin hubungan, sehingga terjadi kedamaian sehingga kita menjadi satu,” paparnya.

Tambah dia, peringatan Maulid Nabi Muhamad adalah bukti dari bentuk cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

“Kegiatan ini sebagai bentuk mempererat rasa persaudaraan antar sesama umat lebih khusus masyarakat Sulawesi Selatan yang mendiami bumi Jar Garia ini,” ucap istri Polisi, Iptu Fajar.

Pewarta : Ambo Illang

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top