Kronik polri

Komnas HAM Apresiasi Keterbukaan Polri Tangani Kasus di Tanah Air


JAKARTA – PERSBHAYANGKARA.ID

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengapresiasi kasus-kasus yang dilakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menangani sejumlah hal yang menjadi perhatian publik di Tanah Air. Bahkan, penindakan yang dilakukan Polri tidak hanya sebatas sidang etik terhadap anggota yang melanggar tapi juga sudah sampai di penindakan hukum.
 
“Secara umum saya melihat tingkat kepercayaan terhadap pengawasan internal kepolisian sudah semakin bagus dan membaik,” kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Mohammad Choirul Anam diacara penguatan pengawasan HAM di Tanah Air antara Polri dan Komnas HAM di Jakarta, Selasa (19/10/ 2021).
 
Pihak Mabes Polri diwakili oleh Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. Kedatangan Ferdy Sambo sekaligus untuk meningkatkan dan memperbaiki kinerja di institusi Bhayangkara, termasuk memperbaikinya mungkin saja dilakukan aparat kepolisian saat ini di lapangan.
 
Menurut Anam, Polri melalui Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo tidak hanya menyampaikan perkembangan terbaru dari berbagai kasus yang sedang ditangani, termasuk pula penanganan dan penanganan selanjutnya. Dikatakannya, saling melakukan yang dilakukan Polri penting untuk membangun akuntabilitas kedua institusi (Polri dan Komnas HAM) dalam mengawasi penegakan hak manusia di Tanah Air. “Ini merupakan suatu semangat yang bagus dan kami menghargai serta menghormatinya,” ujar Anam.
 
Dia mengatakan Komnas HAM menyambut baik yang dilakukan Polri. Sebab, hal itu menjadi salah satu kunci untuk memastikan pelayanan oleh negara semakin bagus. “Dalam konteks Komnas HAM, ini bagian dari akuntabilitas dan bagi kepolisian ini adalah program presisi,” katanya.
 
Pada pertemuan tersebut, Anam juga menambahkan bahwa Polri menjelaskan perkembangan terbaru dari berbagai kasus yang sempat viral di Indonesia. Luwu dan sebagainya,” tutupnya.
 
Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menegaskan bahwa komitmen Polri untuk menjaga penegakan HAM dalam pelaksanaan tugas serta berwenang yang dilakukan setiap anggota di lapangan. Hal itu seperti gagasan yang disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yakni prediktif, tanggung jawab, dan transparansi berkeadilan (presisi).
 
Di samping itu, reformasi di tubuh Bhayangkara juga masih terus berjalan. Hal itu terutama dilakukan di internal Polri. Untuk mencapai reformasi yang didambakan, Polri terbuka dan menerima setiap masukan dari semua pihak guna memperbaiki internal kepolisian. “Dengan demikian diharapkan polisi semakin transparan, akuntabilitas dan profesional dalam melaksanakan tugas kepada masyarakat,” ujarnya. Hms/Sulton/Deded

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top