Kronik polri

Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Cigasong Laksanakan Binluh di SMK Korpri Majalengka

MAJALENGKA – persbhayangkara.id JAWA BARAT

Kepolisian Sektor Cigasong, Polres Majalengka, mengadakan kerjasama dengan pihak sekolah SMK KORPRI Majalengka melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Binluh) terkait pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba, Rabu (13/10/2021).

Kali ini Kapolsek Cigasong bersama anggota memberikan pengetahuan tentang dampak negatif dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan Binluh tersebut dilaksanakan di Lapangan sekolah SMK KORPRI Majalengka, diikuti oleh seluruh siswa/siswi.

Kapolsek Cigasong Polres Majalengka AKP Atik Suswanti menjelaskan, contoh kenakalan remaja dilingkungan sekolah seperti membolos, merokok atau perkelahian antar pelajar serta termasuk penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.

“Penyuluhan ini kami berikan kepada para pelajar bertujuan agar mereka dapat bersikap disiplin dan patuh terhadap peraturan yang berlaku. Sehingga mereka lebih fokus untuk belajar dan meraih cita-cita di masa depan agar dapat menjadi anak yang nantinya bisa membanggakan keluarga, bangsa dan negara,” kata AKP Atik Suswanti.

Usia anak remaja, lanjut AKP Atik Suswanti, masih rentan dalam mencari jati diri sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan serta usia transisi dari remaja menuju dewasa juga sangat rentan terpengaruh oleh hal-hal negatif. Oleh karena itu pentingnya penyuluhan ini agar para pelajar mengetahui bagaimana harus mensikapi pengaruh negatif dari luar yang dampaknya dapat merugikan diri sendiri nantinya.

Kapolsek Cigasong AKP Atik menyampaikan bahwa apabila anak di bawah umur melakukan tindak pidana tetap bisa dipidanakan dengan sistem peradilan pidana anak. Sehingga diharapkan para pelajar bisa menjaga pergaulannya baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Kepala sekolah SMK KORPRI menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolsek Cigasong bersama anggota telah melaksanakan Binluh kepada para siswa dan siswi. Harapannya kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala dengan materi yang berbeda-beda.

“Semoga siswa-siswi yang mengikuti kegiatan penyuluhan ini paham serta mengerti dan tidak melakukan hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri, orang tua dan pihak sekolah,” pungkasnya. (Hms/Diwantara/D.Skr).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top