Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

Suliono: Hari ini Saya Datang ke Polres Lamongan Melaporkan Pencemaran Nama Baik dan Tuduhan Palsu

LAMONGAN – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Warga Pule Desa Lamongrejo, Kecamatan Ngimbang, Suliono (35) mendatangi Polres Lamongan, Senin (04/10). Dia mengadukan HM Moelyono Direktur PT A P dan K A N I sebagai pemberi kuasa. Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Polres Lamongan tersebut tertuang dalam Dumas nomor STTPM/326/X/2021 tertanggal 4 Oktober 2021.

“Hari ini saya datang ke Polres Lamongan untuk mengadukan dua orang ke unit Satreskrim Polres Lamongan, terkait pencemaran nama baik dan tuduhan palsu,” ujar Suliono, usai keluar dari ruangan Satreskrim.

Ia menjelaskan, awalnya pada tanggal (29/09) kemarin, dikirimi surat somasi oleh K A N I sebagai Kuasa Hukum dari bapak HM M sebagai Direktur utama PT AP. “Yang isinya dalam somasi itu, saya tidak bersalah melakukan pelanggaran dalam jabatan yang tidak unsur kejahatan penipuan dan penggelapan,” terang Suliono.

Ia menuturkan, pada saat penanganan nota kasus keuangan J S di wilayah Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Dia tidak melakukan Mark Up pembiayaan sertifikat balik nama sebesar Rp 20 juta.

Pada saat penanganan R, sambung Suliono, yang beralamat di Mojokerto, beliau kembali tidak melakukan penggelapan uang sebesar Rp 64 juta, dari hasil tagihan R sepanjang tahun 2019-2020. “Berdasarkan tuduhan diatas tuduhan tersebut, saya menyangkal karena saya tidak pernah menggunakan keuangan yang dimaksud seperti yang dimaksud,” beber Suliono.

jabatannya pada saat itu hanya sebagai Ex External Financial Collection PT.A P, yang tidak berwenang untuk melakukan perbuatan tersebut. “Tugas saya hanya melakukan pendampingan kepada petugas yang ditunjuk oleh kantor pada waktu itu,” ucapnya.

Pria yang juga berprofesi sebagai advokat itu mengungkapkan, dengan adanya surat somasi yang berisikan tuduhan-tuduhan itu. Pihaknya merasa sangat dirugikan karena harus bertengkar dengan istri dan juga keluarga. “Hingga saya ini dianggap oleh tetangga kanan kiri sekeliling rumah sebagai seorang penipu,” tandasnya.

Suliono berharap, dengan adanya pengaduan ini, seyogyanya para pihak Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Kepolisian di wilayah hukum Polres Lamongan untuk menindak lanjuti, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan aturan hukum yang berlaku. (AS)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top