Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

Bupati Aru Launching Dads Hand

KEPULAUAN ARU – persbhayangkara.id MALUKU

Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Johan Gonga melaunching aplkiasi Data Aru Dalam Satu Tangan (DADS HAND) sekaligus membuka sosialisasi menuju satu data untuk kebijakan dan evaluasi pembangunan Kabupaten Kepulauan Aru yang lebih baik dalam rangka memperingatan Hari Statistik Nasional, Selasa (28/9)

Kegiatan tersebut difokuskan di Lantai II Kantor BPKAD Jl. Raya Pemda Aru dan dihadiri para Forkopimda setempat.

Bupati Kepulauan Aru dalam sambutannya mengatakan, seperti yang kita ketahui, dalam pengambilan segala kebijakan Pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah selalu berdasarkan pada data. Namun, banyaknya sumber data yang digunakan seringkali menimbulkan perdebatan di antara instansi pemerintah dan juga pengguna data lainnya.

“Banyaknya sumber data juga membuat masyarakat menjadi kurang percaya terhadap pemerintah karena, data dinilai kurang akurat dan berkualitas,”kata Bupati Johan Gonga.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo menetapkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data indonesia pada 12 Juni 2019. satu Data Indonesia adalah, kebijakan tata data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat diakses, mudah diakses dan dibagi pakaikan antar instansi baik di pusat maupun daerah.

“Nah, melalui penguatan tata kelola data ini kita dapat meningkatkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. Selain itu, juga dapat mendorong keterbukaan dan transparansi data untuk mendukung sistem statistik nasional,” ujar Gonga.

Lanjut dikatakan, pemanfaatan data pemerintah tidak hanya terbatas pada penggunaan secara internal antar instansi, tetapi juga sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat.

“Untuk mendukung percepatan penyelenggaraan Satu Data Indonesia, kita perilu membangun suatu pondasi penyelenggaraan Satu Data pada tingkat daerah atau Satu Data Kepulauan Aru, melalui forum seperti saat ini. Kedepannya, saya harap BPS selaku pembina data statistik sektoral dapat terus menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait selaku walidata dan produsen data terkait penyelenggaraan Satu Data Kepulauan Aru,” tandas Gonga.

Lebih lanjut dikatakan pula bahwa, satu data Kepulauan Aru nantinya juga akan berperan strategis dalam mendukung upaya pemerintah pusat, terhadap pengembangan sektor digital serta mengoptimalkan usaha-usaha produktif bagi kemajuan Indonesia.

“Kenapa, transformasi digital dinilai sangat penting untuk menyelamatkan negeri dari dampak pandemi seperti saat ini. Karena, dapat membantu kita untuk bekerja secara efektif, efisien, serta tidak membatasi produktivitas ditengah keterbatasan interaksi dan mobilitas,”jelasnya.

Harapannya, sosialisasi ini dapat menjadi semangat positif untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar instansi di Kepulauan Aru.

Reporter : Nus Yerusa

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top