Seputar Dunia Kesehatan

Warga Desa Laikang yang Tak Mau Divaksin Diintimidasi? Ini Kata Kades

TAKALAR – persbhayangkara.id SULAWESI SELATAN

Proses Vaksinasi warga yang selama ini merambah sampai ke desa-desa menjadi polemik tersendiri. Pasalnya di daerah terpencil seperti Desa Laikang, Kec. Mangarabombang Kabupaten Takalar ini terlihat seperti mau pula dipaksakan untuk divaksin sementara tak satupun kasus kita temukan di daerah ini.

Tapi bukan itu perkara utamanya, yang menjadi soal adalah, himbauan Penjabat Desa Laikang Amir S.Sos, di grup Forum Anak Laikang himbauannya sedikit bernada ancaman.

Hal ini diungkap salah satu warga Laikang, melalui pesan tertulis via WhatsApp yang diterima redaksi Kedai-berita.com, Sabtu(17/7/2021), malam.

Menurut pengirim pesan yang minta namanya tak dimediakan ini,” Hanya karena kurangnya warga yang mau melakukan vaksin. Sehingga Kades melalui chatnya menyampaikan, karena hari Senin pembagian Dana BLT(Bantuan Langsung Tunai), di kantor Desa Laikang. Mohon perlihatkan kartu telah.

Lanjut pengirm pesan,” Sangatlah tidak patut jika BLT itu menjadi alat intimidasi agar masyarakat memvaksin dirinya, vaksin semestinya dilakukan dengan kesadaran masyarakat itu sendiri bukan diintimidasi”.

“Jika masyarakat kurang berminat untuk divaksin mungkin karena belum disosialisasikan dengan baik persoalan manfaat vaksin ini,” imbuhnya.

Dia menambahkan,” Dan sosialisasi itu adalah tugas pemerintah desa juga, karena didukung pula 8% dari dana yang dikelola oleh Pemdes”.

“Semoga hal ini tak terulang, BLT menjandi alat intimidasi agar masyarakat mau divaksin,” tutupnya.

Sementara itu Pej Kades Laikang Amir Gassing ketika dikonfirmasi melalui telpon selulernya Sabtu (17/7/2021) malam, mengatakan, ‘Saya tidak mengintimidasi siapa pun, termasuk warga desa Laikang.”

“Saya hanya chat WhatsApp di grup Anak Laikang yang nadanya menghimbau agar masyarakat ikut program vaksin yang dilaksanakan Kodim Takalar di desa Penyangkalan Kecamatan Mangarabombang Takalar, Karena target vaksin hari ini 1000 orang,”

Menurut Amir Gassing yang karib disapa Daeng Gassing ini,” Vaksin ini program pemerintah, bukan desa, sehingga semua pihak wajib membantu melancarkan program tersebut. Bukan memprovokasi masyarakat agar tidak mau atau takut divaksin.”

“Perlu diketahui bahwa, Babinsa desa Laikang chat yang nadanya Curhat ke saya agar menghimbau warga desa Laikang berbondong-bondong ke desa Penyangkalan untuk divaksin,” ungkap Gassing.

Lanjut Gassing mengatakan,” Dalam Chat di grup Anak Laikang saya sampaikan juga ada penerimaan BLT pada hari Senin di Kantor Desa Laikang, sehingga diharapkan perlihatkan kartu vaksin saat menerima BLT.”

Gassing menegaskan, “Saya tau bahwa yang memprovokasi warga adalah saudara Baim, karena Dia tidak mau divaksin, hal ini dapat dilihat dari chat Baim di grup Anak Laikang.”

“Kalau Dia tidak mau divaksin itu silakan saja, tetapi jangan lalu jadi provokator untuk menghambat program pemerintah,” tutup Gassing. (Said/Andi Akbar Raja)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top