Kronik polri

Polsek Limbangan Gelar Penyekatan dan Patroli Ops Aman Nusa Dua

GARUT – persbhayangkara.id JAWA BARAT

Sejak dimulainya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Sesuai dengan Inmendagri No.15 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) pada kondisi darurat Jawa – Bali, Polsek Bl Limbangan Polres Garut melakukan kegiatan Patroli Gabungan Dalam Rangka Ops Aman nusa 2, Penyekatan Kendaraan dan Aktipitas Masyarakat terkait PPKM Darurat tingkat Kec. Limbangan yang lansung di pimpin kapolsek bl Limbangan. Minggu (18/7/2021)

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Bl. Limbangan Kompol H. Uus Susilo mengatakan hari ini Polsek Bl Limbangan menggelar kegiatan Patroli Gabungan Dalam Rangka Ops Aman nusa 2, Penyekatan Kendaraan dan Aktipitas Masyarakat terkait PPKM Mikro Darurat TK. Kecamatan Limbangan.

Kapolsek menambahkan, pada pelaksanaan tugasnya sesuai dengan Surat Perintah Kapolres Garut tentang Pelaksanaan penutupan dan penyekatan jalan Kegiatan KRYD PPKM Darurat diwilayah hukum Polsek Bl. Limbangan.

“Kami juga menyampaikan kepada seluruh personel yang bertugas dilapangan agar selalu memberikan pelayanan dengan Humanis dan memberikan himbauan agar selalu disiplin dalam protokol kesehatan kepada masyarakat saat dilakukannya kegiatan Penyekatan PPKM Darurat.” Ucap Kapolsek Bl Limbangan.

Dalan kegiatan penyekatan kendaraan / Pengetatan Aktipitas Masyarakat terkait PPKM Mikro Darurat TK. Kec. Limbangan personil yang diterjunkan Anggota Polri 9 Pers, Anggota TNI/Koramil 5 Pers, Damkar 4 Pers, Dishub 2 Pers, Sat Pol Pp 3 Pers dan Kesehatan 2 Pers. Dengan mengambil Lokasi jalan raya Bl. Limbangan.

Kapolsek Bl Limbangan mengatakan selain melaksanaka kegiatan Polsek Bl Limbangan mengadakan kegiatan Penertiban dan menutup toko2 non Esensil yg masih buka dalka Ops Aman nusa 2 Pengetatan Aktivitas Masyarakat terkait PPKM Mikro Darurat TK. Kec. Limbangan.

” selain giat penyekatan polsek Bl. Limbangan mengadakan patroli Penertiban Dan menutup toko-toko non esensial yang melanggar ketentuan PPKM Darurat. Dengam target di sekitar tempat yang sudah d tentukan (Perbankan, Pasar Tradisional, Tempat Ibadah, Mini Market, restoran atau warung Nasi serta tempat2 kerumunan masyarakat),”katanya.

Uus pun menjekaskan apabila terdapat toko-toko atau tempat usaha non esensial yamg melanggar akan mendapat teguran atau pemberian sangsi kepada Pemilik Perusahaan yang melanggar Aturan.

“Atas arahan dan petunjuk pimpinan (kapolres-red) selama Patroli Penertiban harus dipastikan tempat atau sasaran bahwa sudah benar – benar mengikuti Aturan prokes yang berlaku, karena tujuan Polri adalah menegakkan hukum dan Mendisiplinkan Masyarakat agar benar2 mematuhi Prokes dan Surat edaran Satgas Covid 19 tingkat Kecamatan,” pungkasnya. Hms/Deded. Skr

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top