Kronik polri

PPKM Darurat di Hari ke-Lima, Pedagang yang Membandel Diberikan Tindakan Tipiring

SUMEDANG – persbhayangkara.id JAWA BARAT

Kapolres Sumedang AKBP. Eko Prasetyo Robbiyanto,S.H.,S.I.K.,M.P.I.C.T.,M.I.S.S., berkerja sama dengan intansi TNI, Sat Pol PP, Kejaksaan Negeri Sumedang, dalam menghadapi penyebaran Covid-19, berkolaborasi melakukan tindakan terhadap para pengusaha toko yang saat ini masih buka tidak mengindahkan perbub No. 5 tahun 2021 tentang sanksi administratif, telah dilakukan tindakan disiplin baik oleh pihak Kepolisian maupun oleh pihak Sat Pol PP Kabupaten Sumedang.

Sasaran lokasi atau tempat pelaksanaan kegiatan Patroli Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19 yaitu Toko-toko di sepanjang Jl. Mayor Abdurahman, Jl. Tampomas, Pasar Sandang Sumedang Kecamatan Sumedang Utara serta Jln. P. Geusan Ulun, Kecamatan Sumedang Selatan, Rabu (07/07/2021)

Kapolres menegaskan selain diberikan tindakan kepada para pengusaha non esnsial dan non kritikal kami juga telah memberikan sanksi kepada masyarakat yang telah melanggar protokol kesehatan dengan cara hukuman pisik berupa disuruh Push-up dan disuruh membersikan tempat dimana pelanggar tersebut ditemukan.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kapolres memberikan Sanksi Administratif dan teguran tertulis terhadap Pemilik Toko yang tetap beroperasi atau beraktifitas (Buka-red) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro Darurat, guna memberikan efek jera terhadap pelanggar protokol kesehatan, dengan hasil 8 (Delapan) Orang Pelanggar Perbup, 1 (Satu) Orang Pelanggar Tipiring dan 4 (Empat) Orang pelanggaran berupa teguran tertulis karena tidak memakai masker serta Denda sebanyak Rp. 720.000 (Tujuh Ratus Dua Puluh Ribu Rupiah).

“Bukan hanya dilakukan di wilayah kota saja tetapi sudah kami perintahkan juga kepada jajaran di Polsek agar dilakukan penindakan yang sama dengan yang dilakukan Polres sumedang dan Forkopimda, dengan demikian masyarakat akan menjadi jera dan tidak melakukan pelanggaran protokol kesehatan lagi,” tutur Kapolres.

Kami juga mengimbau, tambah Kapolres, kepada masyarakat agar yang tidak mempunyai kepentingan yang mendesak agar tidak keluar rumah dulu, karena dengan kita keluar rumah wabah Covid-19 tidak akan kunjung usai dan juga kepada masyarakat agar bersabar dulu untuk sementara waktu tidak keluar rumah untuk memutus mata rantai Covid-19 yang saat ini setiap harinya makin bertambah. (Hms/Diwantara/D.Skr).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top