Kronik polri

Menteri Desa Tertinggal dan Transmigrasi RI Menyerahkan Penghargaan Utama SDGs Desa

SIDOARJO – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Pembangunan berkelanjutan menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Guna memberikan apresiasi kepada pelaku percepatan pendataan MDGs seluruh Indonesia pada hari ini, Sabtu (6/6/2021)bertempat di Pendopo Delta Wibawa Menteri Desa Tertinggal dan Transmigrasi RI Dr. (H.C) Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd bersama Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor, S.Ip memberikan penghargaan kepada Kepala Desa, Pendamping Lokal Desa dan Camat yang telah berperan aktiv dalam pendataan SDGs di wilayah Kabupaten Sidoarjo

Abdul Halim menyampaikan sampai pada saat ini data yang sudah masuk dalam sistem informasi desa sebesar 62,175%. Itu artinya bahwa ada perkembangan dan kemajuan yang sangat signifikan. Dan kita berharap selambat-lambatnya akhir bulan Juni 2021 selesai. Dan data-data terupdate yang telah masuk dan terregistrasi dalam naungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tersebut diangka 37.608 desa atau setara 50,17%.

Gus menteri menyebutkan bahwa data tersebut diambil oleh Kementerian berdasar pada dua survey yang telah dilaksanakan yakni survey keluarga dan survey individu. Dari dua hasil yang dikemukakannya, survey tersebut berbasis hasil dari sensus tahun 2020 bahwa keluarga warga desa se-Indonesia berjumlah 118 juta orang.

“Untuk desa-desa yang telah menyelesaikan sebelum 1 juli 2021 tetap kita beri apresiasi. Kalau sekarang ini kita memberi penghargaan utama, nanti yg selesai sebelum 1 juli akan kita beri penghargaan madya, memang dibawahnya tetap kita beri apresiasi juga,” tambah Gus Menteri” tambahnya

Senada dengan Gus Menteri Halim Iskandar, Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor, S.IPjuga mengatakan bahwa pembangunan terbaik adalah pembangunan yang dibangun dari hal terbawah yakni Desa.

“Benar kata Bapak Menteri, pembangunan itu lebih bagus dan lebih baik ketika dimulai dari titik terbawah yakni, desa. Termasuk yang menjadi tujuan kita hari ini adalah data, karena mpu’nya masyarakat adalah desa, sehingga semua harus dimulai dari desa, termasuk salah satunya dibidang ekonomi yakni tumbuhnya bumdes-bumdes yang ada di Sidoarjo,”celetuknya.

Di kesempatan ini Kepala Desa yang mendapatkan penghargaan diantaranya Kepala Desa Bakung Temenggungan dan Desa Gagang Kepuhsari Kec.Balongbendo, Desa Keper Kecamatan Krembung, Desa Terung Wetan Kecamatan Krian, Desa Bendo Tretek dan Gedang Rowo serta Simogirang Wono Plintahan Kecamatan Prambon, Desa Janti, Klantingsari, Segodobancang Kecamatan Tarik, serta Desa Jimbaran Wetan, Popoh, Sawo Cangkring dan Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu.

Sedangkan untuk Pendamping Lokal Desa ada Desa Bakung Temenggungan Kecamatan Balong Bendo atas nama Ahmadun Syirot, Desa Bendo Tretek Kec.Prambon Erna Setiyana, ST. Desa Klantingsari Kec. Tarik Lailis Ayu Nurcahyani

Dan untuk Camat yang mendapatkan Penghargaan adalah Plt. Camat Balongbendo Ahmad Farkhan Jazuli, S.STP, MM , Camat Krembung Drs. Abdul Muid, M.Si, Plt. Camat Krian Probo Agus Suharno, S.Sos, MM, Camat Prambon Rony Yuliano warso’ AP.M.HP, Camat Tarik Iswadi Pribadi S.Sos, M.MT dan Plt. Camat Wonoayu Gundari, Sos,M.Si.(yu/sult)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top