Liputan Lintas Nasional

Syarif Hidayatulloh Ngopi Bareng dengan Perwakilan Paguyuban Ojek Online

JOMBANG – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Ngopi bareng Anggota Dewan (NGOBAD) Kabupaten Jombang Syarif Hidayatulloh Ngopi bareng bersama ketua paguyuban ojek online (OJOL) di Kabupaten Jombang ada dari paguyuban PDGI (persatuan driver gojek Indonesia), DOR AE MON, GLJR ( Grab lintas Jombang raya), KOJ (koordinasi ojek Jombang) dan SAPU JAGAT

Keakraban Anggota DPRD kabupaten Jombang dengan perwakilan Ojol terlihat saat berkumpul satu meja menikmati kopi hangat yang disajikan diwarkop nonong perum tunggorono Selasa malam 23/2/21

Canda tawa terselip dalam suasana saat membahas tentang mencari solusi di masa pandemi, menyerap aspirasi keluh kesah pekerja ojek online situasi pandemi covid-19.

Suryo perwakilan dari paguyuban DOR AE MON, mengatakan, pihaknya berharap pemerintah memberi pelatihan pelatihan kepada ojek online agar bisa punya usaha sampingan dan selalu mendapat bantuan dari pemerintah.

Lanjut Winarno dari perwakilan SAPU JAGAT ” dengan diterapkan sistem Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) ojek online sangat terdampak banget, orderan sepi waktu di batasi, resto pada tutup, jalan di tutup. Kami mohon buat pemerintah kabupaten Jombang memberi solusi dan fasilitas buat ojek online mencari rezeki. Tandasnya.

Bagus perwakilan dari paguyuban KOJ langsung berharap Ngopi bareng di agendakan lagi dengan pihak pihak pemerintah kabupaten Jombang, biar bisa dengar keluh kesah pekerja ojek online.

Syarif Hidayatulloh anggota dewan dari fraksi partai Demokrat mengatakan akan mengusulkan vaksin buat ojek online.
“Mungkin pendapatan Ojol untuk masalah antar jemput penumpang berkurang disebabkan salah satunya ketakutan keluarga terhadap penularan virus Corona,Saya berharap nanti kita usulkan kepada pemerintah vaksin untuk ojek online dan PKL itu segera dilaksanakan secepatnya”, tegas Gus Sentot.

Lanjut, untuk kesejahteraan keluarga, di harapkan semua ojol masuk data terpadu kesenjangan sosial (DTKS) dengan daftar di pemerintah desa masing-masing dan bisa di cek udah masuk di DTKS apa belum , bisa tanya langsung di dinas sosial kabupaten Jombang.

“Kalau sudah masuk DTKS ada bantuan apapun dari pemerintah Pusat jadi gampang, termasuk bantuan dari Pemerintah Kabupaten provinsi maupun nasional”, terangnya.

Disinggung sistem PPKM Gus sentot mengatakan ,Nggak tau apa-apa, soalnya anggota dewan gak diajak rembukan terapkan PPKM dan Teknisnya seperti ini tidak moro-moro aturan ini dilaksanakan oleh sagas covid-19 tetapi tetep aspirasi Ojol akan saya sampaikan ke pemerintah kabupaten Jombang.

“Berharap ojek online dapat fasilitas dari perintah agar tetep membuka resto khusus melayani ojek online dan jalan yang ditutup khusus ojek online tetep bisa melawatinya”,
pemerintah kalau bisa buat gebrakan manfaatkan jasa ojek online , jadi seluruh dinas terkait diharuskan menggunakan jasa ojek online, usulan Ngopi bareng ojek online dengan pemerintah kabupaten Jombang akan saya sampaikan kepada sekretaris daerah kabupaten Jombang, terang Gus Sentot.

Reporter : Didit Luk suyatno

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top