Kronik polri

Polres Lamongan Tangkap DPO Penipuan Sertifikat Rumah Lebih dari Rp 4 Milyar

LAMONGAN – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Polres Lamongan menangkap AB (41) warga Perum Jetis Indah kabupaten Lamongan dengan dugaan pelanggaran tindak pidana penipuan sertifikat bangunan warga perumahan Valencia Residence Lamongan.

Modus pelaku selaku developer perumahan Valencia Residence berhasil melakukan penjualan rumah kepada konsumen dengan cara cash dan cash bertahap dimana faktanya seluruh sertifikat perumahan tersebut statusnya menjadi anggunan pinjaman di bank, sehingga pembeli saat ini sebanyak 16 orang tidak memeliki status kepemilikan perumahan tersebut.

Kapalores Lamongan AKBP Miko Indrayana mengatakan,” bahwa korban Pegawai PNS kabupaten Lamonga berinisial H (52),pada bulan Desember 2013 melakukan pembelian satu unit rumah tipe 54 Blok B16 di perum Valencia Residence melalui pengembang atau developer Pt Jagaraga Adi Mukti dimana pelaku AB selaku Dirut Pt tersebut yang di duga fiktif dengan harga pokok dan kelebihan tanah sebesar Rp 304,556 juta dengan sistem pembanyaran cash bertahap dan telah lunas tanggal 20 November 2014.

“Pada tanggal 28 April 2017 korban didatangi pihak Bank BTN cabang Gresik dan ditunjukan surat penebusan anggunan,selanjutnga korban menanyakan ke saudara Pelaku AB dan bersangkutan mengakui bahwa sertifikat rumahnya (SHM no. 2503) yang dilakukan perlunasan oleh korban di anggunkan di Bank BTN cabang Gresik bersama 15 sertifikat lainnya,sampai saat ini korban belum menerima sertifikat rumahnya,atas perbuatan ini kerugian mencapai Rp 4.160.000.000 Milyar(empat milyar seratus enam puluh juta rupiah)rincian 16 unit rumah (16 sertifikat) terjual rata-rata dengan harga 260 juta, “pungkasnya

Pada saat penyelidikan Pelaku melarikan diri dan diterbitkan menjadi DPO (Dalam Pencarian Orang) Polres Lamongan pertanggal 09 Oktober 2019,pada hari Sabtu,20 Februari itu 2021,pukul 02.00 WIB pelaku berhasil di tangkap di rumah orang tuanya yang beralamat di Jalan Conggeang, Dsn Cientiung Ds Cimpamekar kec Conggeang,kab Sumedang oleh tim gabungan Penyidik dan OPSNAL Jaka Tingkir Polres Lamongan dan pelaku dibawah ke Polres Lamongan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh tim gabungan Polres Lamongan, 23 lembar kwitansi Pt Jagaraga Adimukti (fiktif),2 lembar browsur perumahan Valencia Residence, 3 lembar surat perjanjian jual beli,3 bendel fotocopy akte jual beli,3 bendel fotocopy sertifikat SHM no.2503,2528,dan 2532 atas nama H.Moh Anji Nurrudin.

Dalam penipuan pembelian perumahan Valencia Residence dan atau menjual tanah tanpa memberitahukan status hak tanah dan memberikan keterangan palsu pada akte outentik tersangka di jerat sebagai mana di maksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 385 ke 5 KUHP dan atau pasal 266 KUHP dengan ancaman hukuman maximal 7 tahun penjara. (anang)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top