Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jawa Timur Adakan Pemeriksaan Proyek di Trenggalek

TRENGGALEK – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Bina Marga Kabupaten Trenggalek, Inspektorat Kabupaten Trenggalek, Konsultan, dan rekanan pengerjaan proyek jalan Ngampon-Bendorejo, Selasa (16/2/2021), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur melakukan pemeriksaan atau pengecekan di lapangan dengan mengambil sampel atau contoh aspal yang diambil di beberapa titik sepanjang jalan Ngampon-Bendorejo tersebut.

Proyek jalan Ngampon-Bendorejo dimulai dari 27 Agustus 2020 hingga berakhir 18 Desember 2020, menelan biaya sebesar 11,6 Milyar, diambilkan dari Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (DAK) Tahun 2020.

Jalan raya merupakan prasarana transportasi darat untuk melayani pergerakan manusia dan atau barang dari suatu tempat ke tempat lain secara aman, nyaman, dan ekonomis.

Pengerjaan proyek jalan Ngampon-Bendorejo tersebut dilaksanakan oleh PT. Sarana Multi Usaha, yang berkedudukan di Blitar, Jawa Timur.

Ketika dikonfirmasi oleh awak media online persbhayangkara.id, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kabupaten Trenggalek, Joko Widodo, mengatakan, bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur melakukan pemeriksaan di lapangan untuk memastikan apakah material proyek jalan aspal tersebut sesuai atau tidak, dengan cara mengambil samplingnya.

“Sampling ini akan dibawa ke laboratorium. Hasil dari pemeriksaan BPK tersebut, nanti akan disampaikan oleh pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur kepada penyedia jasa,” jelasnya.

“Tunggu hasilnya ya,” pungkasnya.

(bud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top