Kronik polri

Polresta Sidoarjo Bekuk Pelaku Tragedi Penganiayaan

SIDOARJO – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Jajaran Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil meringkus para pelaku penganiayaan,tragedi yang berawal viral di medsos,kejadian penganiayaan di area Candi dan tak berselang lama sekitar setengah jam berjalan ada lagi tragedi penganiyaan di trafik lihgt simpang jalan pucang Kecamatan Sidoarjo Kota Kabupaten Sidoarjo. Fakta tersebut hari minggu tanggal 31/1/2021 pada pukul 11.00 wib tragedi perbuatan pengeroyokan/penganiayaan.

“Kronologis,hari minggu tanggal 24/1/2021 jam pukul 03.30 wib para tersangka kecuali AWS,diserang oleh sekelompok orang yang belum dikenal di jembatan Blido Candi,dari salah satu pelaku(penyerangan tersebut diketahui ada yang menggunakan atribut/kaos hitam bertuliskan PSHT. Atas kejadian itu tersangka MRP merasa sakit hati dan ingin balas dendam,lalu mengadukan kejadian tersebut kepada tersangka AWS,selanjutnya kedua tersangka menyusun rencana untuk balas dendam dengan cara jika ada warga PSHT yang membuyarkan kegiatan balap liar,maka akan ia serang.

Lalu hari sabtu tanggal 30/1/2021 jam pukul 18.00 wib tersangka MRP menghubungi tersangka AWS. Tepat pada pukul 20.30 wib MRP mengajak tersangka lainnya,patungan dulu untuk membeli minuman Arak untuk diminum bersama,lalu pada pukul 24.00 wib menuju ke rumah tersangka AWS daerah tulangan,tersangka MRP sudah menyiapkan.

Lanjut ia bergerak menuju Candi Sidoarjo dengan maksud untuk mencari pelaku yang telah melakukan pemukulan terhadap tersangka MRP pada tanggal 24/1/2021 tersebut dari jalan raya keramaian Candi menuju utara dan sampai di putar balik,tiba tiba ada yang melempar para tersangka dari utara,sehingga saat itu juga tersangka AWS dan MRP turun dari sepeda motor,menuju orang yang melempar,sempat terjadi perkelahian satu lawan satu.

Melhat hal tersebut tersangka lainnya ikut membantu AWS dan MRP. Tersangka melakukan pengrusakan terhadap sepeda motor yang diparkir depan angkringan pinggir jalan dekat kampus Unmuh Sidoarjo.

Adapun korban yang dikeroyok saat itu berhenti melarikan diri dan tak lama kemudian datang beberapa orang yang diduga teman korban pengeroyokan ikut membantu korban dan diketahui ada salah satu membawa sajam seperti keris,dan diayun ayunkan ke arah kelompok tersangka,dan mengetahui hal tersebut tersangka mengeluarkan kapak yang disiapkan dan diayunkan juga ke arah kelompok korban yang belum dikenalinya,tersangka yang membuat kelompok korban menjauh dan melarikan diri,lalu para tersangka meninggalkan tempat kejadian menuju arah kota.

Inisial tersangka,MRP,AWS,HDR,RTP,RS,DP,PP dan RHPG warga Kabupaten Sidoarjo,dengan barang bukti sebuah kapak.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji SH saat memimpin giat konfrensi pers memaparkan dan menyampaikan,saat ini ke 8 (delapan) tersangka terjerat pasal 170 KUHP atau pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun 6 bulan bui,pungkasnya. (sult)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top