Kronik polri

Resmob Polda Sulsel Gulung 6 Pelaku Pembusur Mata dan Paha

MAKASSAR – persbhayangkara.id SULAWESI SELATAN

Enam orang pelaku penyerangan terhadap remaja di BTN Pepabri Kecamatan Biringkanaya berhasil digulung oleh tim Resmob Polda Sulsel.

Mereka kelompok pelaku sebelumnya merupakan Orang Tak Dikenal (OTK), tim Resmob yang diturunkan untuk menyelidiki kelompok pelaku hingga akhirnya OTK tersebut teridentifikasi.

Mereka kawanan pelaku masing-masing berinisial T(30), A(19), MA (16), J (24) keempatnya warga pondok Asri,  FR (18), warga Balangtanga,  dan  AM (25), warga
Malangtannga Gowaria Sudiang.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Kombes Pol Turman  Sormin Seregar yang dikonfirmasi persbhayangkara.id, Rabu (13/1/2021).

Kombes Pol Turman menjelaskan, penangkapan kelompok pelaku bertopeng tersebut dilakukan lantaran memanah korbannya mengenai pada bagian mata, peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu (9/1/2021)

“Dari informasi yang kami terima menyebutkan bahwa saat itu Asrul (korban), bersama rekannya membeli rokok di warung, tidak lama kemudian didatangi sepuluh orang yang tidak dikenalnya dan salah satunya melepaskan busur kearah korban tepat mengenai mata kiri dan paha kanannya, setelah itu kelompok pelaku kabur,” jelas Kombes Pol Turman.

Akibat dari kejadian itu lanjutnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo untuk mendapat perawatan medis.

“Kami mendapat informasi itu langsung mengerahkan tim Resmob Polda Sulsel untuk menyelidiki kelompok pelaku bertopeng pembusur tersebut,” kata Kombes Pol Turman.

Proses penyelidikan tim Resmob kata dia berbuah hasil, satu persatu terkuak merupakan pelaku berhasil teridentifikasi, selanjutnya tim Resmob menyergap kelompok pelaku di lokasi berbeda.

“Berawal diamankan lelaki Fadri Rahman alias cadie di salah satu warkop di Jalan Sudian pada Senin pukul 21.55 wita, (11/1/2021), dari hasil introgasi Fadri mengakui perbuatannya. Bahkan, menyebutkan keterlibatan lima rekannya hingga lima kawanan pelaku disergap di rumahnya masing-masing,” jelas Kombes Pol Turman lagi.

Selain mengamankan enam pelaku sebutnya, turut diamankan beberapa barang bukti berupa dua buah katapel warnah hitam, satu bilah parang, sembilan panah rakitan, dua unit hp merek Xiomi warna gold dan hp merek Oppo warnah biru hitam, satu buah dompet warnah biru dan satu buah tas warnah hitam.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan  menambahkan, hasil introgasi terhadap pelaku, mereka mengakui perbuatannya  telah menganiaya Asrul warga BTN Pepabri, Kecamatan.

“Kelompok pelaku mengakui telah menganiaya korban. Atas perbuatannya maka mereka dijerat pasal 170 ayat 2 KUHPidana. Kasus ini masih dalam pengembangan belasan pelaku lainnya dalam pengejaran,” pungkas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan. (Andi Akbar Raja)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top