Kronik polri

Pecat 4 Pesonelnya, Ini Kata Dansat Brimob Polda Sulsel

MAKASSAR – persbhayangkara.id SULAWESI SELATAN

Empat personel Satuan Brimob Polda Sulsel dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), lantaran dianggap melakukan pelanggaran berat dan tindak pidana.

Hal itu dikemukakan Dansat Brimob, Kombes Pol Muhammad Anis kepada awak media usai menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Rabu (13/1/2021)

Anis mengaku sangat sedih. Pasalnya upacara PTDH sangat menyakitkan bagi satuan dan pribadi sebagai seorang pemimpin.

“Sangat menyakitkan bagi satuan dan bagi diri saya pribadi selaku pimpinan. Tapi ini dilakukan demi tegaknya aturan dan menjaga profesionalisme di tubuh Polri khususnya untuk mewujudkan Bhakti Brimob Untuk Indonesia,” ungkap Anis.

Dalam upacara PTDH ini salah satu personel yang mendapat status PTDH berasal dari Batalyon C Pelopor berinisial HA.

“Personel ini diberi sanksi lantaran disersi atau meninggalkan tugas selama 19 bulan terhitung 31 Mei 2019 lalu. Dan pemecatannya  tertuang dalam surat keputusan Kapolda Sulawesi Selatan nomor Kep/1163/XI/2020 tanggal 20 November 2020,” kata Anis.

Sementara itu Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan mengungkapkan, pemberhentian seorang personelnya telah melalui proses.

“Satu personel telah melalui proses cukup panjang dan pertimbangan yang matang. Hal yang cukup berat buat kami,” terang Ichsan dengan nada sedih.

Namun demikian kata dia, keputusan dengan memberikan status PTDH ke personel harus dilakukan demi tegaknya aturan dan profesionalisme tugas sehingga Bhakti Brimob untuk Indonesia bisa terwujud.

“Dengan demikian yang bersangkutan sudah resmi diberhentikan atau dipecat dari Brimob. Nah jika ada yang bertemu dengan yang bersangkutan dan masih mengaku sebagai anggota Brimob tolong laporkan kepada kami,” kata Ichsan. (Andi Akbar Raja)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top