Kronik polri

Tegas Kapolres Toraja Sampai Tiga Pesta Rambu Solo Dibubarkan

TANA TORAJA – persbhayangkara.id SULAWESI SELATAN

Tidak main-main tindakan tegas dilakukan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu setelah mengrluarkan maklumat bagi pelanggar protokoler kesehatan di wilayah hukumnya, Selasa (12/1/2021)

Bahkan, perwira dua bintang dipundaknya ini yang turun memimpin langsung membubarkan pesta rambu solo yang digelar warga Kecamatan Sangalla, dan dua wilayah lainnya, warga melihat petugas kepolisian pun berhamburan, mereka langsung pulang ke rumahnya masing-masing.

Kapolres Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu dalam keterangan rilisnya mengungkapkan bahwa pembubaran pesta adat rambu solo di wilayah hukum Polsek Sangalla berdasarkan Maklumat oleh Pemerintah Daerah (Pemda) bersama Polres.

“Kami tidak main-main menindak tegas pelanggar protokoler kesehatan. Itu dilakukan untuk kepentingan bersama demi memutuskan mata rantai virus covid-19,” tegas Kapolres.

Dia menyebutkan, tiga pesta rambu solo dilokasi yang berbeda di hentikan oleh pihaknya bersama Jajarannya.

“Kami hentikan pesta rambu solo di tiga titik lokasi berbeda di wilayah hukum kami, masing-masing di tongkonan Bokko, Kelurahan Tumbang Datu, Kecamatan Sangalla Utara, kemudian di lingkungan Tagari, Kelurahan Bebo, Kecamatan Sangalla Utara dan di Dusun Wala, Lembang Tokesan, Kecamatan Sangalla Selatan,” sebutnya.

Kendati dengan tegas menyampaikan warga bahwa tindakan penghentian dilakukan Polres Tana Toraja demi untuk memutus penyebaran covid -19, yang mengacu pada keselamatan rakyat adalah Hukum yang tertinggi. Nah langkah yang kami ambil ini adalah untuk keselamatan masyarakat, inilah hukum yang tertinggi, ” tegas dia menyampaikan, sembarienambahkan.

“Saya minta pemangku adat untuk membantu kami menghimbau kepada masyarakat, mendukung pemerintah mencegah penyebaran covid. Langkah tegas penghentian Rambu Solo harus dilakukan,” Sarly menyampaikan.

Bersama Satgas Covid, penghentian Rambu Solo tambahnya, harus dilakukan.

“Ini adalah jalan yang terbaik, dan atas nama undang undang, kami harus bertindak, karena keselamatan masyarakat diatas segala – galanya. Olehnya itu kami meminta kepada seluruh masyarakat untuk hadir dan bersama sama memutus penyebaran Covid, terutama menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas,” katanya.

Himbauan tidak adanya lagi pesta yang menghadirkan banyak orang, di sampaikan oleh pihaknya kata dia, karena menurutnya. Itu sarana paling mudah bagi penyebaran covid.

“Tidak ada yang bisa menjamin kesehatan bagi mereka yang sudah terpapar Covid, para tenaga medis hanya membantu memulihkan, tetapi tidak bisa menjamin pulihnya kesehatan setelah terpapar covid,” tegasnya menyampaikan.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan juga berpesan kepada masyarakat khususnya di wilayah Sulsel agar tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat dalam rangka pencegahan Covid-19, untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan tetap menggunakan masker saat berada di luar rumah, kemudian mengingatkan untuk jangan lupa cuci tangan yang bersih, dan dengan menggunakan sabun bersama air yang mengalir, hindari kerumunan,” harapnya mengimbau. (Andi Akbar Raja)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top