Kronik polri

Satreskrim Polresta Sidoarjo Bekuk Pelaku Tindak Pidana Pencurian/Penipuan

SIDOARJO – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Jajaran Satreskrim Polresta Sidoarjo ungkap kasus tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan dan kasus penipuan. Konferensi pers tersebut bertempatan di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (08/01/2021).

Para pelaku yang berhasil mengamankan antara lain FP (34) dan SS pelaku percobaan perampokan uang dalam ATM, dan KRH (53) pelaku penipuan dengan modus membantu memasukan korban menjadi Pegawai Pemerintah.

FP Pelaku percobaan perampokan uang dalam ATM menyatakan telah melakukan aksinya di lima lokasi namun gagal memperoleh hasil karena kandungan oksigen yang ada di dalam tabung habis sehingga tidak bisa membuat las dan mesin susah untuk buka. Dalam menjalankan aksinya, merusak mesin ATM bank BCA yang lokasinya di dalam toko Alfamart Jalan Raya Trosobo Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo, FP tidak sendiri, ia bersama SS namun pada saat itu FP dilarikan diri. Dan saat ini Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil berhasil menarik laba FP di rumah.

Begitu juga dengan pelaku KRH, Begitu penipuan dengan modus membantuukan korban NK menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK / P3K) selama satu tahun kemudian menjadi PNS.

KRH, ditangkap petugas setelah laporan dari korbannya ke Polisi.

Pelaku KRH meminta pembayaran tunai kepada masing-masing korban secara bervariasi mulai dari Rp. 35.000.000 hingga Rp. 50.000.000 juta. Pelaku mengaku kepada korban yang memiliki jaringan di Dinas Provinsi Jawa Timur. Selain itu dalam menjalankan aksinya pelaku KRH mengaku sebagai tim rekrutmen.

Korban diperkirakan sekitar kurang lebih 75 orang yang terdiri dari berbagai daerah wilayah Sidoarjo, Gresik, Surabaya, Jombang, dan Mojokerto.

Masing-masing tersangka yang melakukan tindak pidana percobaan perampokan dengan pemberatan dimaksud dalam pasal 363 ayat 1 ke (4e) KUHP Jo pasal 53 ayat (1) KUHP. diancam dengan pidana penjara selama 07 (tujuh) tahun. Dan terhadap tersangka penipuan yang dikenakan pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Wahyudin Latif memastikan tidak ada uang yang berhasil diambil dari mesin ATM bank BCA lokasi dalam toko Alfamart Jalan Raya Trosobo Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo.

Kompol Wahyudin Latif mengingatkan kembali kepada masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang memberikan janji untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), terutama dengan menilai sejumlah uang.

Dengan begitu, perbuatan atas pelaku yang dikenakan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP dengan larangan 4 tahun penjara. (tas / sult)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top