Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

Kakanwil Kemenkumham Kalsel Pimpin Langsung Pemberian Remisi Khusus Natal Tahun 2020 di Lapas Banjarmasin

BANJARMASIN – persbhayangkara.id KALIMANTAN SELATAN

Sesuai dengan Pasal 34 Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 dimana setiap Narapidana dan Anak Pidana berhak mendapatkan Remisi yang telah memenuhi syarat, Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly melalui Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Renhard Silitonga memberikan Remisi Khusus Natal Tahun 2020 pada Narapidana dan Anak Pidana yang beragama Nasrani di Lapas, Rutan dan LPKA diseluruh Indonesia dengan mengeluarkan Surat Kepuusan Meneri Hukum dan HAM Nomor : PAS-1342.PK.01.01.02 Tahun 2020 yang di sahkan di Jakarta pada Jum’at (25/12/2020). Di hari yang sama dilaksanakan pemberian remisi khusus natal di Lapas Kelas IIA Banjarmasin yang dipimpin langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Kalsel.

Kegiatan ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Tejo Harwanto yang didampingi oleh Kalapas Banjarmasin, Porman Siregar beserta jajaran pejabat dan petugas Lapas.

Remisi ini diberikan pada narapidana dan anak pidana yang memenuhi syarat dengan masa remisi dari 15 hari sampai denan 1 bulan, dan untuk Kalimantan Selatan sendiri diberikan untuk WBP narapidana dan anak di 10 Lembaga Pemasyarakatan sebanyak 43 WBP dari 53 pemberian di 14 Lembaga Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan. Sementara untuk Lapas Kelas IIA Banjarmasin, terdapat 12 WBP (11 laki-laki dan 1 perempuan) yang mendapat remisi berdasarkan kategori perkara narkoba sebanyak 6 orang dan kriminal umum sebanyak 6 orang dengan masa remisi 15 hari sebanyak 3 orang, 1 bulan sebanyak 7 orang dan 1 bulan 15 hari sebanyak 2 orang.

Membacakan Sambutan Menteri Hukum dna HAM RI dalam kegiatan pemberian remisi, Kakanwil berujar “Saya berharap Saudara dapat menjalani Pidana dengan penuh rasa tanggung jawab dan menyebarkan cinta kasih kepada semua orang,” tandasnya.

Kakanwil pun berpesan agar lewat pemberian remis,i para narapidana dapat meresapi momentum natal dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Remisi merupakan nikmat yang layak Saudara terima karena saudara-saudara telah berupaya memperbaiki diri dengan baik. Semoga Tuhan memberkati keikhlasan dan ketulusan Saudara untuk menjadi manusia yang bermartabat, bermanfaat dan berakhlak mulia,” Tejo berpesan.

Pemberian remisi merupakan apresiasi pemerintah berupa pengurangan hukuman sebagai salah satu wujud pembinaan. Remisi diharapkan dapat menyemangati para narapidana dan anak agar terus memperbaiki diri dan mengikuti program pembinaan dengan baik sehingga dapat segera berintegrasi dengan masyarakat selepas menjalani masa pidana. (Hms/Yuday)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top