Liputan Seputar Kriminal

Kapolda Jambi Bersama Kapolres Tanjabtim Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Penyeludupan Baby Lobster

JAMBI – PERSBHAYANGKARA.ID

Konferensi Pers dilaksanakan di Mapolda Jambi , atas pengungkapan kasus penyeludupan baby lobster dan penyalah gunaan narkotika jenis sabu sebanyak tiga paket kecil yang berhasil di ungkap oleh Polres Tanjung Jabung Timur .

Kapolda Jambi Irjen Pol A.Rachmad Wibowo SIK Didampingi DirresKrimsus Kombes Pol Edi Faryadi, Kapolres Tanjab Timur AKBP Deden Nurhidayatullah, dan Kasat Reskrim Tanjabtim , Kasat Resnarkoba, dan Kabid Humas Polda Jambi pada Jumat 18/12 pukul 14.30 wib.

Kapolda Jambi menyampaikan kronologis kejadian pada Kamis 17/12 pukul 19.00 wib, telah diamankan (KA) oleh anggota Satresnarkoba Polres Tanjabtim , kalau dilakukan pengembangan kembali berhasil mengamankan (KA) dan (AR) ketika ditangkap sedang mengendarai Truk Mitsubishi Canter BH 8348 MI dan ketika dilakukan penggeledahan di dalam mobil tersebut ditemukan sekitar 27 box putih (Styrofoam) , yang diduga berisi benih bening baby lobster .

Menurut keterangan kedua pelaku mengakui bahwa isi dalam box tersebut berisi benih baby lobster yang barang tersebut milik (RD).

Kejadian perkara di Desa Majelis Hidayah Kecamatan Kuala Jambi kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dan kita telah menyita barang bukti 27 box yang berisikan Benih lobster mutiara , benih lobster pasir .
1 unit mobil truk Mitsubishi Canter dan 3 buah handphone.

Modus operandi KA dan AR mengendarai mobil truk Canter yang berisikan Benih lobster asal Lampung dilakukan Take Offer di mendalo yang akan dibawa ke Singapura sesuai perintah RD warga Kuala Jambi, yang akan diterima oleh BY.

Saat ini pelaku diamankan di Mapolda Jambi guna penyelidikan lebih lanjut

Keberhasilan Polres Tanjab Timur ini mendapat apresiasi dari Dinas Kelautan dan Polda Jambi karena berhasil menggagalkan penyeludupan baby lobster.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 92 Jo pasal 26 ayat 1 UU RI nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan yang dirubah no 45 tahun 2009 tentang perubahan UU RI nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan Jo pasal 56 KUHP dengn kurungan 8 tahun dan denda 1.5 M.

Dan dilakukan pengembangan
Atas kasus ini dan selanjutnya melakukan pelepasan benih Baby lobster di kawasan konservasi Sumatera Barat ungkap Kapolres AKBP Deden . (Dody)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top