Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

Dua Bos Tambang Sirtu Diciduk Kejari Kabupaten Pasuruan

PASURUAN – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

18/12/2020, Dua orang bos tambang galian pasir batu (sirtu) di Desa Bulusari Kecamatan Gempol ditahan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan. Keduanya bos tambang yang telah ditetapkan tersangka tersebut diduga terlibat pengalian hasil tambang di Tanah Kas Desa yang merugikan keuangan negara mencapai Rp 3,5 miliar.

Kedua tersangka yakni H S, warga Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dan STF selaku pelaksana teknis lapangan di PT Prawita Tata Pratama, warga Kabupaten Sidoarjo. Mereka ditahan di Rutan Bangil, setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka atas keterlibatannya pada korupsi TKD Bulusari.

“Penahanan dilakukan karena dikawatirkan para tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kabupaten Pasuruan, Denny Saputra.

Denny menjelaskan, penahanan tersangka ini merupakan pengembangan kasus atas praktek korupsi tanah kas Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, seluas 4,4 hektar.

Menghasilkan 225 juta rupiah sebulan dengan trik ini!
Para pelaku yakni mantan kepala Desa Bulusari dan mantan ketua BPD Bulusari. Saat ini keduanya sedang menjalani vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya.

“Penetapkan kedua tersangka baru berdasar atas sejumlah bukti-bukti dokumen dan keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa penyidik,” tandas Denny Saputra. (Ro-si)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top