Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

Diduga Ada Kecurangan, Aksi Kampanye Spontanitas Paslon No Urut 1 ke Bawaslu

TELUK BINTUNI – persbhayangkara.id PAPUA BARAT

Telah terjadi ada Aksi Spontanitas dari massa simpatisan Paslon No Urut 1 ” AYO” (Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Priode 2020 – 2024 Ali Ibrahim Bauw, SE.MSP -Yohanis Manibuy) mendatangi Kantor Bawaslu Teluk Bintuni,hari Jumat Tanggal 11/12/20 jam pukul 18.10 Wit, bertempat di Kantor Bawaslu Teluk Bintuni, Jalan Raya Kali Tube, Kelurahan Bintuni Timur, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni,mereka mendatangi Kantor Bawaslu Teluk Bintuni dalam rangka meminta keadilan terkait pelaksaan Pemilukada Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2020 yang dianggap penuh kecurangan pada 7 TPS di Distrik Dataran Beimes, Aksi tersebut dipimpin oleh Agustinus Manibuy dan Ketua PPP Kabupaten Teluk Bintuni Joko Lingara (Tim Pemenangan AYO) yang diikuti sekitar 150 orang.

“Awal Kronologisnya,jam pukul 18.10 Wit, masa tiba di kantor bawaslu, segerombolan perwakilan dari Tim AYO Agustinus Manibuy dan Ketua PPP Kabupaten Teluk Bintuni Joko Lingara, dan bertemu langsung ketua Bawaslu (Korneles Trorba, SH).Lalu jam
pukul 18.29 Wit, Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hans R. Irawan, S.I.K di dampingi Wakapolres Teluk Bintuni Kompol Eko Yusmiarto, S.I.k, tiba di Kantor Bawaslu dan Bertemu Massa Simpatisan Paslon No. Urut 1,beliau Menghimbau masa simpatisan Paslon No Urut 01 agar selalu menjaga Sitkamtibmas Kabupaten Teluk Bintuni.

Tugas aparat keamanan adalah menjaga keamanan daerah, dan tidak ada maksud dari kami untuk menghalang – halangi apa yang disampaikan oleh Bapak dan ibu kepada Bawaslu Teluk Bintuni.Apalagi saat ini masih kondisi wabah Covid -19 dan sudah tentu kegiatan kumpul dan telah memasuki malam hari kami tidak ijinkan, namun kami pada prinsifnya sama tetap memberikan toleransi pada siapa pun untuk menyuarakan pendapat di Kantor Bawaslu.

Pada prinsifnya, jika ada temuan pelanggaran yang akan dilaporkan cukup perwakilan / Tim dari Paslon untuk membuat laporan di Kantor Bawaslu dan seharusnya tidak perlu ada pelibatan masa seperti yang terjadi saat ini,pungkas Kapolres Teluk Bintuni.

Tiba jam pukul 18.44 Wit, Ketua Bawaslu Kabupaten Teluk Bintuni dan Agustinus Manibuy dan Ketua PPP Joko Lingara massa simpatisan Paslon No. Urut 1,Agus Manibuy,menyampaikan,Saya menghimbau pada masa simpatisan yang hadir pada di Halaman Kantor KPU Teluk Bintuni agar kita sama – sama menjaga Sitkamtibmas yang tadi telah dihimbau oleh Kapolres Teluk Bintuni. Dan mari kita tunggu pihak Bawaslu Teluk Bintuni untuk menyampaikan klarifikasi atas laporan yang telah kita masukan di Bawaslu Teluk Bintuni.

” Ketua Bawaslu Teluk Bintuni,menghimbau dan menyampaikan,Saya berharap kita semua saling menjaga keamanan dan ketertiban, aduan dari saksi di dataran Beimes, ada 4 aduan namun baru 1 yang kita klarifikasi,baru kita bisa mengambil langkah-langkah.

Ada Pak Distrik dan juga Panwas Distrik yang akan kita klarifikasi sehingga dari situ baru kita mengetahui apa sebenarnya yang terjadi Dataran Beimes.Saat ini kami memohon agar masyarakat bisa bersabar, semua laporan yang di adukan akan kami proses. Ada hal-hal yang akan kami kaji dengan aduan-aduan Bapak Ibu, maka perlu bersabar kami akan lakukan sesuai Tahapan di Bawaslu.
Kami akan mengundang Panwas Distrik dan juga yang lain untuk menjadi saksi.Kami akan usahakan secepat mungkin dalam memproses semua aduan-aduan,pungkas Ketua Bawaslu.

Agus Manibuy juga menyampaikan,Masyarakat sekalian diharapkan tenang agar masalah ini cepat di selesaikan.Saksi yang 3 orang di harapkan hadir dan memberikan kesaksiannya sehingga permasalahan ini cepat di selesaikan,Saya sudah meminta dari Bapak Ketua Bawaslu agar saksi dan Panwassegera hadir agar cepat di selesaikan,ucap Agus M.

Ketua PPP Teluk Bintuni menyampaikan,Saudara-saudara sekalian diharapkan tenang, saat ini kita hanya membutuhkan saksi agar masalah ini cepat selesai,kita tunggu saksi yang 3 orang ini agar kita dapat menyelesaikan masalah ini,semuanya tenang, jangan membuat gerakan tambahan sehingga proses penyelesaiannya dapat berlangsung dengan baik,ucap Ketua PPP.

Lanjut Agus Manibuy menghimbau dan berpesan, Mari semua tenang agar permasalahan ini dapat kita selesaikan.Mari kita saling bekerja sama agar kita bisa duduk di dalam dapat menyelesaikan permasalahan ini. Dan Bapak-bapak, Ibu-ibu saat ini kalau tidak mau pulang boleh-boleh saja namun jangan membuat keributan.

Jam ukul 19.06 Wit, 4 Orang saksi di TPS Kampung Horna Distrik Dataran Beimes tiba di Kantor Bawaslu,lanjut Pertemuan antara Kapolres Teluk Bintuni, Pihak Bawaslu, Ketua Tim Pemenangan AYO, dan Tim Kuasa Hukum Paslon No. Urut 1.

“Lanjut Kapolres Teluk Bintuni menyampaikan,pada prinsipnya ini sebuah laporan, tatacara apabila ada laporan pihak bawaslu akan menindak lanjuti itu tidak perlu untuk mendatangi kantor Bawaslu dengan massa yang banyak,nanti bisa memicu simpatisan yang lain sehingga terjadi bentrok.

Hal ini juga sudah menyalai aturan, meminta agar yang tertua dapat menenangkan massanya untuk membubarkan diri, tidak meminta langsung bubar, namun meminta sebagian-sebagian untuk meninggalkan Bawaslu.

Agustiuns Manibuy menghimbau,Saya minta kepada pihak Bawaslu agar bijak dan netral, laporan kami banyak namun tidak di tindak lanjuti, seperti tertangkap tangan, apakah pihak gakumdu sudah menindak lanjuti atau belum.Saya siap mengembalikan massa, tolong hargai kami 7 suku, kelalaian sudah mencari kerha dan makan disini, kami juga memberikan apresiasi pihak Polri sudah netral, namun pihak penyelenggara maupun bawaslu dan KPU tidak Netral.

Penyampian Kapolres Teluk Bintuni,Intinya salah satu pemicu kerawanan di pilkada ada pada pihak penyelenggara dan Anggota Polri, sehingga dari jauh jauh hari saya sampaikan di anggota saya Polri harus netral.Bapak yang tertua agar sampaikan dari segi ini sudah melanggar semuanya.

Lanjut Penyampian Yoldi, SH ( Ketua Tim Hukum Paslon No. Urut 1),Pemicu adalah pada saat di Dataran Beimes ada pihak Komisioner Bawaslu (Slamet Widodo) tidak dapat meneggur kejadian itu, klarifikasi tambahan kejadian ini sangat luar biasa di sana terjadi, kalau ada yang di bilang penyelenggara tidak netral ya memang tidak netral, ini pemicu terjadinya hal ini.

Tim Ketua Bawaslu menyampaikan,Yang terpenting apa yang di laporkan kami akan terima dan mintai keterangan dan harus ada bukti yang kuat,sudah jelas pihak kami akan menindak lanjutinya,jam pukul 19.27 Wit, ketua Tim Pemenangan AYO menemui massa Simpatisan,Agar para saudara sekalian meninggalkan kantor bawaslu, saat ini kita sudah menyalahi aturan covid 19, sementara saksi sudah di mintai keterangan, mohon bersabar,dan segera agar meninggal kan kantor bawaslu dan serahkan semua pada perwakilan tim hukum yang ada di sini yang mendampingi.
Tiba jam pukul 19.30 Wit, Massa simpatisan membubarkan diri, situasi aman kondusif.

Perihal lain pantauan dari tim awak media persbhayangkara diduga dengan adanya kecurangan menyampaikan,ada beberapa poin yang dilaporkan Tim Paslon No Urut 1 ke pihak Bawaslu,Laporan Pengusiran saksi Paslon No Urut 01 “AYO” pada tanggal 08/12/20 di Distrik Dataran Beimes.

Dan adanya laporan surat suara di Distrik Dataran Beimes yang telah di Coblos sebelum tanggal 09/12/20 / pemungutan suara.Laporan terkait perolehan suara 0 (Nol) Paslon No Urut 01 “AYO” di TPS 1 Rafideso, Distrik Kuri. Padahal ada saksi AYO di TPS tersebut.Laporan indikasi politik uang yang dilakukan Paslon No Urut 02 “PMK2”. Laporan indikasi kecurangan yang dilakukan oleh Oknum KPU, banyak nya pemilih tidak terdaftar dalam DPT dan tidak mendapat undangan pemberitahuan memilih.

Adapun nama dari 3 (tiga) saksi yang saat ini sedang melaporkan kronologis kejadian pengusiran terhadap ketiga Ybs,Sepus tuhalaurUw Saksi TPS ( kampung Hus ),Yakuba tokomadoran ( Kampung hus )dan Michel sohilaite (kampung sir).

Publised : Fahmi Hamdi

Editor : Sulton

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top