Liputan Seputar Kriminal

Ditreskrimum Polda Jatim Bekuk Pelaku Investasi Bodong

SURABAYA – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Hari ini rabu tanggal 25/11/20 dimulai sekitar jam pukul 13.00 Ditreskrimum Polda Jatim telah berhasil membekuk dan meringkus tersangka penipuan dan penggelapan atau Investasi bodong dengan korban sebanyak 15 orang warga masyarakat,terkait dari pelaporan warga masyarakat sekitar tertanggal 10/8/20,tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan sesuai yang tertuang di KUHP.

“Motif kronologis pelaku,ada salah satu warga pelapor yang telah melaporkan ke Polda Jatim mewakili dari sebanyak 15 warga yang merasa tertipu oleh pelaku sebanyak 15 milyar berdalih investasi bodong,jadi masing masing warga sebanyak 15 orang ketipu uang Rp 1 milyar,kemudian penyidik dan anggota jajaran Ditreskrimum Polda Jatim berhasil mengungkap menangkap pelaku berinisial P.P,laki laki,umur 39 tahun, warga Kabupaten Kediri.

Warga masyarakat sebanyak 15 orang tersebut rata-rata pernah bekerja di Pt Bank Jatim, dan pernah bekerja di Bank Jatim pula, karena perasaan memang sesama teman temanna, korban 15 orang sangat percaya untuk menginvestasikan uang kepada pelaku yang sebelumnya diduga investasi tersebut tidak tahunya ilegal / bodong.

Adapun kasus penipuan dan penggelapan ini menggunakan Investasi Bodong(fiktif),sebagai Modus Operandinya pelaku menjanjikan keuntungan 6 persen,berdalih mata uang asing,dan dalam kasus ini berhasil diamankan 1 tersangka dengan inisial PP beserta barang bukti,Sebuah Rumah,2 unit mobil mewah,1 unit sepeda motor,2 unit ponsel,10 buku tabungan,11 kartu Atm dari berbagai Bank.

Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko SH,dengan didampingi Wadirreskrimum Polda Jatim AKBP Nasrun Pasaribu dan Kasubdit Kamneg Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Rofikoh Yunianto ,saat memimpin giat konferensi pers bersama awak media memaparkan,masih banyak korban lagi total diduga ada 27 korban investasi,dan bagi korban kalau memang merasa dirugikan dipersilahkan melapor ke SPKT Polda Jatim, kini pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dan diatur pada Pasal 372 KUHP,barang siapa melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan bertujuan untuk mendapatkan keuntungan pribadinya terancam hukuman penjara 4/6 tahun bui,pungkasnya. (sult)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top