Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

Aksi Unras Sekber DPC SP/SB Gresik Ngluruk ke Kantor Pemkab, Terpantau Jajaran Polres Gresik

GRESIK – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Pada hari Selasa tanggal 17/11/20 dimulai jam pukul 09.00 hingga jam pukul 18.30 Wib di Kantor Pemkab Gresik Jalan Dr. Wahidin SHD No.245 Kembangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik telah berlangsung aksi unjuk rasa SEKBER DPC SP/SB Kabupaten Gresik yang diikuti – +1000 orang dengan Pj Agus Salim selaku Ketua SEKBER DPC SP/SB Kabupaten Gresik.

“Perihal tuntutan aksi unras tersebut, Batalkan UU Omnibus Law Cipta Kerja dengan segera terbitkan PERPPU,dan Tetapkan segera UMK Kabupaten Gresik Tahun 2021 sebesar Rp 600.000,cetusnya keras.

Adapun serangkaian pemberangkatan massa unras,dari Wilayah Kota (Kecamatan Gresik dan Kecamatan Kebomas),tepat pada jam pukul 10.30 bertitik kumpul Stadion GJS Jalan Veteran Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, dengan korlap,Wahyu, dan Sugeng juga Wawan. Lanjut massa Unras juga bertitik kumpul di Planet Ban /depan PT. Inter Global Jalan Mayjen Sungkono Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Korlap Sahar,ada Nasrun Koroi, ada pula Sharudin dan Siswanto.

Sarana dan prasarana mobil yang digunakan, 2 unit Truck Mokom beserta soundsystem sebagai komando, 500 unit R2, atribut dan bendera serikat.

Massa Aksi Unras,melewati beberapa rute,tetap bertitik kumpul stadion GJS – Jalan Veteran – Jalan Kapten Dulasim ,Jalan Amak Kasim ,Jalan Kapten Darmo Sugondo – SP4. Nippon paint – bergabung dengan massa aksi yang stand by di Planet Ban / depan PT. Inter Global Jalan Mayjen Sungkono Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik berangkat bersama sama ke Jalan Mayjen sungkono – sekar kurung – Kembangan – SP3 Masjid agung /Sumber,terakhir di Kantor Pemkab Gresik.

Total massa aksi dari wilayah kota Jalan Mayjen Sungkono dan Jalan Kapten Darmosugondo sebanyak 400 orang,dari Wilayah Tengah (Kecamatan Menganti dan Kedamean),berkumpul PT. Trio Maha Jaya Jalan Raya Kedamean Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik, jumlah massa ± 200 orang dengan korlap, M. Alirhodi, ada Sugito dan Sugiyanto.Sarana dan prasarana mobil yang digunakan 1 unit R4 beserta soundsystem sebagai komando, 50 unit R2, atribut dan bendera serikat.

Rute titik Kumpul /Start PT.Trio Maha jaya,Jalan Raya Kedamean – Jalan Raya Bringkang ,Jalan Raya Boboh, Jalan Raya Hendrosari – Jalan Raya Kepatihan, ( Belok kanan),Jalan Raya Ngasinan – Gempol Kurung (Menjemput massa) di PT.Tjakrindo – PT.Novapharin,( Balik kanan),Jalan Raya Ngasinan Sp3 Boboh,Jalan Raya Morowudi,Jalan Raya Cerme,Jalan Raya Dr. Wahidin SHD ke Kantor Pemkab Gresik.

Dari wilayah selatan Kecamatan Wringinanom dan Driyorejo),berkumpul di PT. Malindo Jalan Raya Wringinanom dilaksanakan pemberangkatan massa dengan jumlah ± 100 orang, korlap Sudarsono dan Agung,Rute Tikum depan PT. Malindo ,Jalan Sumberame ,Jalan Wringinanom – Sp.4 Legundi (Gabung Massa dari Driyorejo),yang kumpul di PT. KDI Desa Bambe Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik berlangsung pemberangkatan massa dengan jumlah ± 100 orang, korlap, Marsanto dan Yahman.

Berkumpul di depan PT. KDI, Jalan Bambe, Jalan Cangkir,Jalan Driyorejo ,Jalan Krikilan – Sp.4 Legundi (Gabung massa Wringinanom),ke Jalan Karangandong ,Jalan Kedamean ,Jalan Bringkang – Sp.3 Boboh ,Jalan Cerme – Terminal Bunder (Istirahat/sholat), Jalan Dr. Wahidin Shd ke Kantor Pemkab Gresik,Sarana dan prasarana yang digunakan 1 Unit Mokom, 1 Unit R4 Pribadi, 100 Unit R2, atribut dan bendera serikat.

Dari wilayah utara (Kecamatan Manyar),tepat jam pukul 09.00 Wib Titik kumpul PT. Inti Surya Sentosa Jalan Raya Desa Betoyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, pemberangkatan massa dengan jumlah ± 200 orang, Korlap Subari dan Jazuli,Sarana dan prasarana yang digunakan 2 Unit Mokom beserta soundsystem, 300 unit R2, atribut serikat dan bendera serikat,melewati rute,depan PT. Inti Surya Sentosa, Jalan Raya Manyar – Sp.3 Tenger,Jalan Kh. Syafi’i, Jalan Dr. Wahidin SHD ke Kantor Pemkab Gresik

Dimulai jam pukul 14.20 Wib Rombongan Massa Aksi SEKBER SP/SB Gresik tiba di Kantor Pemkab Gresik,lalu pukul 14.30 Massa aksi dari GEBRAK FSPBI Kasbi Gresik bergabung dengan massa aksi SEKBER SP/SB Gresik.

Perwakilan massa aksi dari masing masing Serikat melakukan orasi secara bergantian,Berkumpul disini dengan satu tujuan untuk mensejahterakan buruh di seluruh indonesia khususnya Kabupaten Gresik,Rezim saat ini tidak memihak pada masyarakat kecil tetapi memihak kepada para antek asing,UU Omnibus Law No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang saat ini sudah disahkan yang bertujuan untuk mensejahterahkan buruh namun nyatanya merugikan buruh.

Tema tujuan pada aksi hari ini menuntut Bupati Gresik agar memberikan kado terindah untuk para buruh di akhir masa jabatan, Bersama sama mengetahui bahwa Apindo Gresik mengusulkan untuk menurunkan UMK Gresik sebesar Rp 900.000. Pukul 16.14 Wib bertempat di Pendopo Bawean Pemkab Gresik dilaksanakan pertemuan oleh Perwakilan Sekber SP/SB Gresik dengan Kesbangpol Gresik .

Hasil pertemuan Pemkab Gresik,diwakili oleh Drs. Darman, MM (Ka. Kesbang Pol Kabupaten Gresik) dari perwakilan Dpc Sp/Sb Kabupaten Gresik,yang hadir,
Agus S,Ketua (Dpc Ksp KAHUTINDO Kabupaten Gresik ) ,Ali M, Ketua (Dpc LEM SPSI Kabupaten Gresik) ,Panjang A. S,Ketua ( Dpc Kep KSPI Gresik ),Subari Ketua ( Dpc SP KAHUT SPSI Kabupaten Gresik ),M. Ali R,Ketua ( Dpc Spn Kabupaten Gresik ), Sugianto Ketua ( DPC FPN Kabupaten Gresik),Agung. R Ketua DPC SP RTMM SPSI Kabupaten Gresik, Sudarsono Ketua ( DPC SP KEP SPSI Kab. Gresik ),Nosron K, Ketua ( DPC SPTI SPSI Kab Gresik )Suharyanto Ketua ( DPC FNPBI Kab Gresik ) ,Sugito, Ketua ( DPC F LOMENIK SBSI Gresik ) , Feri A ( KC FSPMI Kabupaten Gresik ).

Penyampaian Drs. Darman, MM (Ka. Kesbang Pol Kab. Gresik) yang berbunyi,saya Mewakili Bupati Gresik menampung seluruh aspirasi dari rekan rekan sehingga Bupati Gresik dapat menentukan masalah teknis terkait tuntutan kenaikan upah di Kabupaten Gresik,Silahkan disampaikan apa yang menjadi tuntutan maupun aspirasi dari rekan rekan.

Penyampaian dari Agus S,Ketua ( Dpc FSP Kahutindo Kabupaten Gresik ) yang berbunyi,Apabila malam ini Bupati Gresik belum menanda tangani rekomendasi angka dari para pekerja maka dari teman buruh Gresik akan mendatangi keberadaan dari Bupati Gresik,usulan Apindo gresik pada rapat dewan Pengupahan merupakan pesanan dari para pengusaha, mengingat Apindo Gresik mewakili dari pengusaha di Kabaputen Gresik yang menginginkan upah di Kabupaten Gresik turun sebesar Rp. 900.000.

Agar disampaikan juga dalam aksi ini juga menuntut untuk menolak dan cabut UU Omnibus Law Cipta Kerja,Tuntutan selanjutnya menginginkan Kadisnaker untuk diganti , mengingat pada rapat Dewan Pengupahan tidak dapat mengambil sikap yang sebetulnya mewakili aspirasi dari para pekerja buruh.

Penyampaian dari Ali M, Ketua ( Dpc Lem SPSI Kabupaten Gresik) yang berbunyi,Bahwa unjuk rasa ini dipicu oleh usulan dari Apindo Gresik yang menurunkan upah di Kabupaten Gresik sebesar Rp. 900.000. Sebelumnya selama 9 tahun Bupati Gresik menjabat selalu menaikan upah di Kabupaten Gresik, namun tahun ini Pemerintah Kab. Gresik tidak bisa mengambil sikap terkait tuntutan upah.

Di beberapa Wilayah yang sudah direkomendasikan terkait kenaikan upah yaitu Kab. Pasuruan sebesar 5.65% dan Kab. Lamongan sebesar 5%. Apabila tuntutan dari teman teman buruh sudah direkomendasikan oleh Bupati Gresik senilai dengan tuntutan, maka teman teman buruh lanjut melaksanakan aksi unjuk rasa ke tingkat Provinsi.

Penyampaian dari Panjang S, Ketua ( Dpc KEP KSPI Gresik ) yang intinya,Akibat dari usulan Apindo Gresik yang menurunkan upah sehingga Kab. Gresik menjadi bullyan di tingkat Nasional. Berikan kepastian kepada teman teman buruh terkait isi rekom dari Bupati Gresik, apabila ada kenaikan upah yaitu sebesar berapa dan apabila ada penurunan upah yaitu sebesar berapa.

Tanggapan dari Drs Darman, MM (Ka. Kesbang Pol Kab. Gresik) yang intinya,Kita tidak bisa memutuskan mengingat hanya diberi mandat oleh Bupati Gresik untuk menampung aspirasi dari Serikat Buruh.Sesuai acuan regulasi untuk kenaikan upah sesuai dengan instruksi dari Kemenaker.Akan dilakukan Drafting secara lengkap oleh Disnaker gresik dan akan dipelajari oleh Bupati Gresik.
Apabila semua perwakilan belum tanda tangan maka Bupati Gresik tidak akan menandatangani.

Hasil dalam pertemuan tersebut,
Bupati Gresik berjanji pada tanggal 18 Nopember 2020 untuk merumuskan dan menandatangani Rekomendasi terkait tuntutan kenaikan upah di Kabupaten Gresik.
Aksi unjuk rasa dari Sekber SP/SB Gresik akan dilaksanakan kembali pada tanggal 18 Nopember 2020.

Jam menunjukkan pukul 18.15 massa aksi unjuk rasa dari Sekber SP/SB Gresik membubarkan diri dengan tertib. Jam pukul 18.20 Wib dilaksanakan apel Konsolidasi yang dipimpin oleh Wakapolres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi S.I.K,M.Si pelaksanaan aksi unjuk rasa Sekber SP/SB Gresik telah selesai, selama kegiatan berlangsung berjalan aman dan lancar.

Perihal analisa lain,Tujuan dilaksanakanya aksi Unjuk rasa oleh SP/SB yang tergabung dalam Sekber Gresik ke Kantor Bupati Gresik terkait kenaikan UMK Kab. Gresik Tahun 2021 sebesar Rp 600.000 serta Batalkan UU Omnibus Law Cipta Kerja dengan segera terbitkan PERPPU. Sebelumnya pada tanggal 13 Nopember 2020 dilaksanakan Rapat Dewan Pengupahan bersama dengan Disnaker Gresik dan Apindo Gresik yang salah satu hasilnya adanya usulan dari Apindo Gresik yang mengusulkan penurunan UMK sebesar Rp. 900.000, sehingga dari SEKBER SP/SB Gresik melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Pemkab. GresiK. Aksi unjuk rasa SEKBER DPC SP/SB Gresik akan dilaksanakan kembali pada hari Rabu tanggal 18 September 2020 mengingat rekomendasi dari Bupati Gresik masih belum di tanda tangani.(sult/hms)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top