Kronik polri

Kawal Aksi Unras Sumpah Pemuda, Pertigaan Pettarani – Alauddin Sempat Macet Total

MAKASSAR – persbhayangkara.id SULAWESI SELATAN

Personel jajaran Kepolisian Polrestabes Makassar diturunkan mengawal dan mengamankan aksi unjuk rasa memperingati hari Sumpah Pemuda, yang jatuh tepat pada hari, Rabu (28/10/2020).

Tampak dibeberapa ruas jalan dikota Makassar semenjak pukul 08.00 wita tadi aparat telah siaga. Dipertigaan Jl. St.Alauddin – AP. Pettarani personil dipimpin langsung Kapolsek Tamalate, Kompol Arifuddin .A.SE.MH.

Dalam Apel singkatnya Kapolsek menyampaikan agar para personil selalu waspada dan berhati – hati dalam menjalankan tugas serta dilarang menggunakan senjata api.

Pengunras yang terdiri dari berbagai elemen Mahasiswa pada pukul 15.30 wita mulai melakukan aksinya dan membakar ban bekas serta berorasi diatas mobil kontainer secara bergantian hingga menjelang pukul 17.30 wita, hingga membuat jalan tsb macet total.

Belum diketahui sampai kapan aksi unras kali ini karena massa mahasiswa masih standby di depan kampus UIN Alauddin.

Sebelumnya, Kapolrestabes Makassar yang baru dilantik, Kombes Pol Witnu Urip Laksana berpesan, “Kepada seluruh masyarakat dan seluruh elemen lainnya terutama para peserta aksi agar betul-betul melakukan penyampaian aspirasi dengan cerdas dan tidak melakukan upaya-upaya untuk melakukan kegiatan – kegiatan anarkis”, tuturnya

Perwira Polri tiga bunga ini mengaku, akan melayani dan mengamankan para peserta aksi, dengan catatan apabila terjadi eskalasi yang mengarah kepada kegiatan-kegiatan anarkis tentu akan melakukan tindakan kepolisian sampai kepada tindakan penegakan hukum.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.I.K.,M.Si., mengatakan sebanyak 2.371 personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP diterjunkan mengantisipasi aksi unjuk rasa dalam rangka Hari Sumpah Pemuda, personel itu diturunkan untuk menjaga di titik krusial daerah Sulawesi Selatan.

“Kami mengamankan tempat yang menjadi jalurnya titik yang krusial. Ada 2.371 personel yang kami turunkan se-wilayah hukum Polda Sulsel secara gabungan antara TNI-Polri dan Pemda,” kata Kabid Humas. (Andi A)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top